Berita

Kasubdit II Kombes Rickynaldo Chairul (kanan)/RMOL

Presisi

Bareskrim Siber Tangkap Penyebar Video Yang Menghina TNI

JUMAT, 04 OKTOBER 2019 | 17:27 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Jajaran Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri berhasil mengungkap pelaku atas nama Dwi Andika sebagai penyebar video editan yang mendeskreditkan atau menghina TNI dalam postingan akun Facebook Andika Phe-toys Betawie Gandul.

"Ditipidsiber Bareskrim telah melakukan penangkapan terhadap penyebar video hoax yel-yel TNI yang diedit seolah-olah melakukan penghinaan terhadap TNI," kata Kasubdit II Kombes Rickynaldo Chairul, di Mabes Polri, Jakarta, Jumat (4/10).

Padahal, sambung Ricky, dalam video aslinya memang pasukan TNI tersebut tengah melakukan yel-yel, namun oleh pelaku diganti menjadi nyanyian suporter bola dalam sebuah stadion. Hal tersebut, kata Ricky, diketahui setelah pihaknya melakukan olah digital forensik.


"Hasil editing video tersebut, oleh pelaku kemudian diposting di akun Facebook miliknya dengan caption 'Saya tau yang dimaksud bapak TNI ini macannya jadi kucing... Meong...meong..meong..'," jelas Ricky.

Dari hasil mapping dan patroli siber Bareskrim, juga diketahui ada beberapa akun Facebook yang turut menyebar video tersebut. Antara lain, akun FB Marrio Marrianto Rossoneri, dengan caption postinganya, 'terimaksih mahasiswa pergerakanmu bisa membuat perubahan #macanedadikucing vidio hanya hiburan'.

Lalu ada akun FB Rohman Abd dengan caption postingan 'CURHATAN TNI (AD, AL, AU) SEJATINYA SAMA. DIREZIM JOKOWI SAJA TNI DI KEBIRI, ERA SOEKARNO(Jdr. Sudirman), Soeharto, BJ. HABIBIE, GUSDUR, SBY TNI MASIH PUNYA TARING, GILIRAN REZIM INI HARIMAUNYA ASIA BERUBAH MENJADI KUCING'.

Adapun motif pelaku menyebarkan video tersebut, kata Ricky, karena terbawa suasana dan juga bertujuan untuk memecah belah TNI dan Polri.

Terhadap pelaku, bakal dijerat dengan pasal 27 ayat 3 dan atau Pasal 35 UU 19/2016 tentang perubahan atas UU 11/2008 tentang ITE atau pasal 14 ayat 1 UU 1/1946 dengan ancaman pidana sembilan tahun penjara.

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

UPDATE

Roy Suryo dan dr. Tifa Dirawat di RS Polri atas Rekomendasi Dokter

Sabtu, 20 Juni 2026 | 08:10

Israel Bom Lebanon Selatan, 16 Tewas di Tengah Sengkarut Gencatan Senjata

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:57

Pemulangan Haji 2026 Tembus 121 Ribu Orang, Ratusan Kloter Sudah Tiba di Tanah Air

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:50

Emas dan Perak Tertekan Dolar AS

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:38

Indonesia Tetap di Jalur Emerging Market, Airlangga Janji Tuntaskan Reformasi

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:19

STOXX 600 Terkoreksi, Saham Barang Mewah di Zona Merah

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:06

Pasokan Batu Bara untuk Pembangkit Listrik Harus Aman, Ini Solusinya

Sabtu, 20 Juni 2026 | 06:58

Saat Negara dan Masyarakat Berbenah

Sabtu, 20 Juni 2026 | 06:40

Pemerintah RI Diminta Serius Selamatkan ABK Indonesia yang Disandera Perompak Somalia

Sabtu, 20 Juni 2026 | 06:12

Dilema Tuntutan Mahasiswa

Sabtu, 20 Juni 2026 | 05:55

Selengkapnya