Berita

Prabowo bersama Megawati dan Puan/Net

Politik

Bargaining Gerindra Yang Mengalah Soal Ketua MPR, Jumlah Menteri Bisa Bertambah Hingga Kepentingan Pilpres 2024

JUMAT, 04 OKTOBER 2019 | 16:35 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Ketua MPR periode 2019-2024 resmi jadi milik Partai Golkar. Politikus senior Golkar Bambang Soesatyo terpilih secara aklamasi, Kamis (3/10).

Pimpinan MPR dari Partai Gerindra Ahmad Muzani yang awalnya berambisi mengincar jabatan itu, mundur teratur setelah Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto berkomunikasi dengan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri soal kursi ketua MPR.

Pengamat politik dari Universitas Al Azhar Indonesia, Ujang Komaruddin mengatakan, mundurnya Muzani bisa saja ada bargaining di belakang.


Misalnya, untuk kepentingan politik di 2024. Pasalnya, Prabowo masih punya kans sebagai calon presiden. Bisa saja PDIP-Gerindra mengusung Prabowo bersama kader utama PDIP Puan Maharani.

Kompensasi lain, lanjut Ujang, bisa juga kursi menteri untuk Gerindra akan bertambah dari janji awal. Dari dua seperti isu yang berkembang, bertambah menjadi tiga.

Atau kompensasi ketiga, Gerindra dapat jatah banyak di alat kelengkapan dewan (AKD) DPR. Misalnya, ketua Badan Anggaran (Banggar) dan di komisi-komisi.

"Bargaining-bargaining itu bisa saja terjadi. Di politik itu ada asas proporsional dan rasional," ujar Ujang Komaruddin kepada Kantor Berita Politik, Jumat (4/10).

Berikut pimpinan lengkap MPR periode 2019-2024. Ketua Bambang Soesatyo (Golkar) dan sembilan wakil ketua Fadel Muhammad (DPD), Ahmad Basarah (PDIP), Ahmad Muzani (Gerindra), Lestari Moerdijat (Nasdem), Jazilul Fawaid (PKB), Syarif Hasan (Demokrat), Hidayat Nur Wahid (PKS), Zulkifli Hasan (PAN), dan Arsul Sani (PPP).

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

UPDATE

Ranny Arafiq Datangi Polda Bukan sebagai Anggota DPR

Minggu, 29 Maret 2026 | 20:11

Yusril Dapat Teror Usai Badko HMI Sumut Diskusi Kasus Penyiraman Air Keras

Minggu, 29 Maret 2026 | 19:28

Bagi SBY, Juwono Sudarsono Sosok di Balik Modernisasi Pertahanan RI

Minggu, 29 Maret 2026 | 19:13

Duh, 94.542 Penyelenggara Negara Belum Lapor LHKPN

Minggu, 29 Maret 2026 | 18:37

Bapera Klarifikasi Dugaan Pengeroyokan di Area Polda Metro Jaya

Minggu, 29 Maret 2026 | 18:06

Juwono Sudarsono Dimakamkan Secara Militer di TMP Kalibata

Minggu, 29 Maret 2026 | 17:46

Anomali Lelang KPK: HP Oppo Rp59 Juta Tak Dilunasi Pemenang

Minggu, 29 Maret 2026 | 17:26

Prabowo Bakal Bahas Isu Strategis dalam Lawatan ke Jepang

Minggu, 29 Maret 2026 | 17:22

Stabilitas Pasokan dan Harga BBM Selama Mudik Dipuji Warganet

Minggu, 29 Maret 2026 | 17:03

Gus Salam Serukan Hentikan Perang Iran-AS Demi Kemanusiaan

Minggu, 29 Maret 2026 | 16:39

Selengkapnya