Berita

Sejumlah barang bukti yang diamankan dari terduga teroris/Net

Presisi

Densus 88 Ciduk Lima Terduga Teroris Jaringan Mujahidin Indonesia Timur

RABU, 02 OKTOBER 2019 | 19:42 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Anti Teror Mabes Polri menciduk lima terduga teroris.

Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo mengatakan, terduga teroris ini ditangkap di Jalan Trans Sulawesi, Bahonsuai, Morowali, Sulawesi Tengah. Diduga, kelima terduga teroris ini merupakan jaringan dari kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT).

“Mereka sudah bergabung melanjutkan perjuangan dengan Ali Kalora sebagai pimpinan dari MIT,” kata Dedi kepada wartawan di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (2/10).


Mantan Wakapolda Kalimantan Tengah ini memaparkan, terduga teroris itu antara lain MR yang ditangkap di Jalan Trans Sulawesi Bahonsuai, Morowali, Sulawesi Tengah.

MR diduga mengunggah dan mencoba membuat bom rakitan dan melakukan kegiatan pemantauan terhadap sasaran yang ingin dilakukan Amaliah.

“Target mereka yakni anggota Polisi yang sedang bertugas di lapangan,” jelas Dedi.

Dari tangan MR, Densus berhasil menyita sebagai barang bukti antara lain, bom rakitan, satu buah anak panah, senjata tajam jenis parang, sangkur, ketapel, paku yang sudah dipotong.

"Bahan-bahan pembuat bom yang terdiri dari larutan ARM strong, belerang, landasan korek api, rangkaian elektronik, pupuk urea, aki mobil, senter, charger, peralatan merakit bom serta bendera ISIS," papar Dedi.

Lebih lanjut Dedi mengatakan, terduga lainnya adalah AA alias Adhy. Dia ditangkap di Jalan Trans Sulawesi. Dia terlibat membuat dan merakit bom serta merencanakan Fa’i alias merampas harta orang lain yang dianggap kafir dengan melakukan pencurian kendaraan bermotor serta melakukan profiling terhadap sasaran aksi terorisme.

Barang bukti yang diamankan dari AA yaitu, bom rakitan, senjata tajam jenis parang, sangkur dan beberapa rangkaian bom dan bahan mentah pembuat bom.

Kemudian ada A alias Anto. Keterlibatan membuat dan merakit bom. Adapun barang bukti yang berhasil diamankan dari pelaku yakni bom yang sudah dirakit, kartu identitas dan bahan mentah pembuat bom. Kemudian tersangka selanjutnya yakni W dan I alias Aco

“Saat ini kelima tersangka masih dalam proses penyelidikan Densus 88 dan masih dikembangkan keterkaitan dengan bagaimana jejaring komunikasi kelompok Indonesia timur di Santoso maupun Ali Kalora yang masih dilakukan pengejaran oleh aparat gabungan TNI dan Polri di gunung biru wilayah Poso," pungkasnya.

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

UPDATE

Roy Suryo dan dr. Tifa Dirawat di RS Polri atas Rekomendasi Dokter

Sabtu, 20 Juni 2026 | 08:10

Israel Bom Lebanon Selatan, 16 Tewas di Tengah Sengkarut Gencatan Senjata

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:57

Pemulangan Haji 2026 Tembus 121 Ribu Orang, Ratusan Kloter Sudah Tiba di Tanah Air

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:50

Emas dan Perak Tertekan Dolar AS

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:38

Indonesia Tetap di Jalur Emerging Market, Airlangga Janji Tuntaskan Reformasi

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:19

STOXX 600 Terkoreksi, Saham Barang Mewah di Zona Merah

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:06

Pasokan Batu Bara untuk Pembangkit Listrik Harus Aman, Ini Solusinya

Sabtu, 20 Juni 2026 | 06:58

Saat Negara dan Masyarakat Berbenah

Sabtu, 20 Juni 2026 | 06:40

Pemerintah RI Diminta Serius Selamatkan ABK Indonesia yang Disandera Perompak Somalia

Sabtu, 20 Juni 2026 | 06:12

Dilema Tuntutan Mahasiswa

Sabtu, 20 Juni 2026 | 05:55

Selengkapnya