Berita

Donald Trump dan Kim Jong Un/Net

Dunia

Korut Ingin Kembali Ke Meja Perundingan, AS Belum Buka Pintu

SELASA, 01 OKTOBER 2019 | 08:51 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Korea Utara menyalahkan Amerika Serikat karena gagal memulai kembali perundingan yang macet antara kedua belah pihak.

Dalam pidatonya di Majelis Umum PBB (Senin, 30/9), Duta Besar Korea Utara untuk PBB Kim Song mengatakan bahwa sudah waktunya bagi Amerika Serikat untuk berbagi proposal untuk pembicaraan.

"Dengan asumsi bahwa Amerika Serikat memiliki cukup waktu untuk mengetahui metode perhitungan yang dapat dibagikan kepada kami, kami menyatakan keinginan kami untuk duduk bersama Amerika Serikat untuk diskusi komprehensif tentang masalah yang telah kami bahas sejauh ini," sambungnya, seperti dimuat Channel News Asia.


Pada hari terakhir pertemuan tahunan para pemimpin dunia di PBB itu, dia menyerukan implementasi penuh dari pernyataan yang dikeluarkan oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan pemimpin Korea Utara Kim setelah pertemuan pertama mereka di Singapura pada Juni tahun lalu.

Pada saat itu, kedua pemimpin negara tersebut sepakat untuk membina hubungan baru dan bekerja menuju denuklirisasi semenanjung Korea.

"Lebih dari satu tahun telah berlalu," kata Kim Song.

"Hubungan antara Korea Utara dan Amerika Serikat sejauh ini telah membuat sedikit kemajuan dan situasi semenanjung Korea belum keluar dari lingkaran setan meningkatnya ketegangan," sambungnya.

"Itu tergantung pada Amerika Serikat apakah negosiasi Korea Utara-Amerika Serikat akan menjadi jendela peluang atau kesempatan yang akan mempercepat krisis," tegas Kim.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

IHSG Merah, Rupiah Tembus Rp17.130 Usai Negosiasi AS-Iran Gagal

Senin, 13 April 2026 | 10:15

Kebangkitan Saham AI Asia: Investor Global Mulai Agresif Pasca-Redanya Tensi Geopolitik

Senin, 13 April 2026 | 10:02

Kasus Tas Branded Dicuri, EcoRing Diminta Tak Lepas Tangan

Senin, 13 April 2026 | 10:02

AS Blokade Kapal yang Keluar Masuk Pelabuhan Iran Mulai Hari Ini

Senin, 13 April 2026 | 09:52

Pembangunan Kawasan Legislatif dan Yudikatif IKN Terus Dikebut

Senin, 13 April 2026 | 09:43

Feel Good Network Bidik Pasar Ekonomi Digital Asia Tenggara

Senin, 13 April 2026 | 09:24

Australia Tolak Gabung Blokade AS di Selat Hormuz

Senin, 13 April 2026 | 09:21

PM Viktor Orban Tumbang setelah 16 Tahun Berkuasa

Senin, 13 April 2026 | 09:18

Tidak Ada Ajaran Kristen Benarkan Membunuh Sebagai Jalan Spiritual

Senin, 13 April 2026 | 09:16

Ubah Krisis Jadi Peluang: Strategi Indonesia Perkuat Ketahanan Ekonomi

Senin, 13 April 2026 | 09:09

Selengkapnya