Berita

Uji Coba Anti Drone Kemhan RI dan PT. Pertamina Persero RU VI Balongan/Dok. Kemhan RI

Pertahanan

Lewat Anti-Drone, Kemhan RI Lindungi Kilang Minyak Dan Gas Bumi

SENIN, 30 SEPTEMBER 2019 | 23:58 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Demi melindungi kilang minyak dan gas bumi dari ancaman serangan pesawat tanpa awak atau drone, PT. Pertamina (Persero) RU VI Balongan berinisiatif menjalin sinergi bersama Kementerian Pertahanan RI (Kemhan) melalui kerjasama penggunaan anti drone (drone jammer).

Dua unit drone jammer gun model dan dua unit model Static drone jammer milik Kemhan diketahui terbukti mampu menangkal atau mencegah serangan udara melalui penggunaan drone.

Selaras dengan amanah Menteri Pertahanan RI Ryamizard Ryacudu, penggunaan bersama Anti Drone merupakan komitmen nyata Kemhan dalam menjaga serta melindungi obyek vital nasional (Obvitnas) dari ancaman serangan drone, termasuk diantaranya kilang minyak milik PT. Pertamina (Persero) RU VI Balongan.


Dalam pernyataannya seperti yang diterima redaksi (Senin, 30/9), Menhan Ryamizard menegaskan pihaknya sangat terbuka dan siap bersinergi dengan berbagai pihak untuk mendukung pengamanan obyek vital nasional.

"Sesuai dengan amanat Undang-Undang, Obvitnas harus dilindungi dari berbagai ancaman serangan karena menyangkut kemaslahatan rakyat Indonesia,” tuturnya dalam keterangan yang dirilis Kemhan.

Hal ini mengacu pada Peraturan Menteri Perhubungan Republik Indonesia Nomor PM 90 Tahun 2015 tentang Pegendalian Pengoperasian Pesawat Udara Tanpa Awak Di Ruang Udara Yang Dilayani Indonesia dan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 4 Tahun 2018 tentang Pengamanan Wilayah Udara Republik Indonesia.

Untuk diketahui, PT. Pertamina (Persero) RU VI Balongan sendiri merupakan salah satu kilang pengolahan minyak dan gas bumi milik negara yang berlokasi di Kecamatan Balongan Kabupaten Indramayu propinsi Jawa Barat. Sebagai obyek vital nasional, kilang minyak dan gas bumi tersebut bertanggung jawab memenuhi kebutuhan bahan bakar minyak (BBM) di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

JK Bukan Pelaku Penista Agama

Rabu, 22 April 2026 | 04:11

Gaya Koruptor Sorong Beda dengan Indonesia Barat

Rabu, 22 April 2026 | 03:37

GoSend Rilis Fitur Kode Terima Paket

Rabu, 22 April 2026 | 03:13

Disita Aset Rp2 Miliar dari Safe Deposit Box Pejabat Bea Cukai

Rabu, 22 April 2026 | 03:00

Rano Tekankan Integritas CPNS Menuju Jakarta Kota Global

Rabu, 22 April 2026 | 02:24

Pegawai BUMN Dituntut Tangkal Narasi Negatif terhadap Pemerintah

Rabu, 22 April 2026 | 02:09

Ibrahim Arief Merasa Jadi Kambing Hitam Kasus Chromebook

Rabu, 22 April 2026 | 02:00

Keluarga Nadiem Adukan Dugaan Kejanggalan Kasus Chromebook ke DPR

Rabu, 22 April 2026 | 01:22

Fahira Idris: Perempuan Jadi Tumpuan Indonesia Maju 2045

Rabu, 22 April 2026 | 01:07

Dony Oskaria: Swasembada Pangan Nyata Bukan Hoaks

Rabu, 22 April 2026 | 01:03

Selengkapnya