Berita

Sebagian mobil mewah yang dilelang/CNN

Dunia

Ini Deretannya Mobil Mewah Wapres Korup Guinea Ekuatorial Yang Dilelang Di Swiss

SENIN, 30 SEPTEMBER 2019 | 23:51 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Sebanyak 25 supercar mewah yang disita dari wakil presiden Guinea Ekuatorial atas kasus korupsi, dilelang di Swiss akhir pekan kemarin (Minggu, 29/9).

Mobil-mobil mewah itu dilelang oleh rumah lelang yang berbasis di London, Bonhams.

Sebanyak 25 mobil yang dulunya milik Teodoro Nguema Obiang Mangue, putra pemimpin lama negara Afrika Tengah berhasil ludes terjual.


Mobil-mobil mewah tersebut disita oleh pihak berwenang Swiss dari Obiang pada tahun 2016 setelah penyelidikan kasus pencucian uang.

Beberapa di antara mobil tersebut bahkan hanya baru dipakai berkemudi beberapa kilometer.

Di antara deretan mobil mewah itu terdapat versi roadster dari Lamborghini Veneno. Mobil itu hanya diproduksi sembilan unit di dunia untuk merayakan ulang tahun ke 50 pabrikan. Mobil itu dijual seharga 8,3 juta dolar AS.

Selain itu ada juga mobil LaFerrari edisi terbatas yang dilelang dengan harga 2,2 juta dolar AS.

Ada juga Koenigsegg One: 1-tenaga kuda 1.300. Mobil yang hanya diproduksi tujuh unit di dunia itu bernilai 4,6 juta dolar AS.

Bukan hanya itu, ada juga McLaren P1 yang dijual seharga 1,1 juta dolar AS, Aston Martin One-77 dijual seharga 1,5 juta dolar AS dan Bugatti Veyron yang dijual dengan harga 1,3 juta dolar AS.

"Semua mobil dijual atas nama Negara Jenewa dan hasilnya akan disumbangkan," kata pihak Bonhams dalam keterangannya, seperti dimuat CNN.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

IHSG Merah, Rupiah Tembus Rp17.130 Usai Negosiasi AS-Iran Gagal

Senin, 13 April 2026 | 10:15

Kebangkitan Saham AI Asia: Investor Global Mulai Agresif Pasca-Redanya Tensi Geopolitik

Senin, 13 April 2026 | 10:02

Kasus Tas Branded Dicuri, EcoRing Diminta Tak Lepas Tangan

Senin, 13 April 2026 | 10:02

AS Blokade Kapal yang Keluar Masuk Pelabuhan Iran Mulai Hari Ini

Senin, 13 April 2026 | 09:52

Pembangunan Kawasan Legislatif dan Yudikatif IKN Terus Dikebut

Senin, 13 April 2026 | 09:43

Feel Good Network Bidik Pasar Ekonomi Digital Asia Tenggara

Senin, 13 April 2026 | 09:24

Australia Tolak Gabung Blokade AS di Selat Hormuz

Senin, 13 April 2026 | 09:21

PM Viktor Orban Tumbang setelah 16 Tahun Berkuasa

Senin, 13 April 2026 | 09:18

Tidak Ada Ajaran Kristen Benarkan Membunuh Sebagai Jalan Spiritual

Senin, 13 April 2026 | 09:16

Ubah Krisis Jadi Peluang: Strategi Indonesia Perkuat Ketahanan Ekonomi

Senin, 13 April 2026 | 09:09

Selengkapnya