Berita

Masaa aksi dari KMPK/Net

Politik

KMPK: Kecintaan Terhadap NKRI Bukan Dengan Demo Anarkis

SABTU, 28 SEPTEMBER 2019 | 06:41 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Unjuk rasa harusnya berjalan secara damai tanpa anarkis. Pengunjuk rasa yang merusak fasilitas umum seperti melakukan pembakaran harus ditindak.

Komite Mahasiswa dan Pemuda Peduli Keadilan (KMPK), Arif mengatakan sebagai warga negara yang baik dan cinta akan keadamian, maka sudah seharusnya semua anak bangsa merawat kedamaian.

"Rasa kecintaan kita terhadap NKRI kita buktikan dengan menjaga keutuhan dan kedaulatan bangsa ini," Kata Arif saat aksi bersama ratusan pengunjuk rasa dari KMPK di Patung Arjuna, Jakarta Pusat, Jumat kemarin (27/9).


Arif mengatakan akhir-akhir ini, bangsa Indonesia dibuat gaduh oleh sekelompok opportunis yang hanya mementingkan nafsu berpolitik semata dan bahkan ingin merusak tatanan dalam berbangsa dan bernegara.

"Mereka ingin mencoba merusak tatanan berbangsa bernegara, sistem pemerintahan bahkan ingin adanya perpecahan harus di singkirkan," ucapnya.

Dengan demikian, secara tegas KMPK meminta kepolisian untuk menindak secara tegas oknum demonstran yang merusak fasilitas negara.

"Kami juga meminta agar pihak kepolisian untuk mengungkap oknum demonstran pelempar bom molotov," tegas Arif

Arif juga meminta agar polisi untuk menangkap dan mengadili oknum yang menggerakan pelajar untuk melakukan demo anarkis.

"Tangkap provokator di balik kerusuhan 24 dan 25 September di depan Gedung DPR RI," tutupnya dalam keterangan tertulis.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

KPK Sita Dokumen dan BBE Usai Geledah Rumah Mewah Anggota Polri Yayat Sudrajat

Kamis, 10 September 2026 | 20:17

Pendalaman Fakta dan Penegakan Hukum Transparan Diperlukan di Kasus DJKA

Kamis, 10 September 2026 | 20:12

Tim 9 Kejagung Temukan Bukti Pemerasan Febrie di Kasus Jiwasraya

Kamis, 10 September 2026 | 20:05

Konsisten Perkuat Investasi Berkelanjutan, DPLK BRI Raih Kehati ESG Award 2026

Kamis, 10 September 2026 | 19:58

Waketum Golkar: Prabowo Konsisten Satukan Berbagai Warna Politik untuk Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 19:50

Rombak Ratusan Pejabat, Purbaya Minta Kemenkeu Bergerak Lebih Cepat

Kamis, 10 September 2026 | 19:40

Iwakum Dorong Pengerahan Maksimal Cari Lima Jurnalis Hilang di Selat Sunda

Kamis, 10 September 2026 | 19:31

Menyoal Kasus Dadan Cs, JMI: Jangan Ramai di Awal, Lalu Hilang di Tengah Jalan

Kamis, 10 September 2026 | 19:14

Polisi Siap Sikat Penimbun Masker di Tengah Erupsi Gunung Anak Krakatau

Kamis, 10 September 2026 | 19:01

Pembagian 50:50 Kuota Haji Tambahan Ternyata Kebijakan Gus Yaqut

Kamis, 10 September 2026 | 18:45

Selengkapnya