Berita

Neta S Pane/Net

Politik

IPW: Bongkar Pihak Ketiga Aksi Mahasiswa, Seret Ke Pengadilan!

JUMAT, 27 SEPTEMBER 2019 | 15:25 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Gelombang aksi mahasiswa dan pelajar turut ke jalan untuk menentang DPR yang terkesan buru-buru dalam menyelesaikan RUU KUHP dan RUU KPK. Mereka menjadi anarki karena diduga ada pihak-pihak yang menyusupi dan ingin mengganggu pelantikan presiden terpilih Joko Widodo.

Namun demikian, Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW) Neta S Pane imbas dari gelombang aksi tersebut justru menyasar jajaran Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri).

“Adanya isu RUU KPK dan RUU KUHP yang dijadikan kelompok itu untuk membakar situasi agar panas dengan berbagai aksi kelompok mahasiswa,” kata Neta kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (27/9).


Untuk itu, Neta meminta Presiden Jokowi untuk memerintahkan Polri tegas dan profesional dalam rangka mengawal dan mengamankan aksi-aksi unjuk rasa di samping membongkar siapa pihak ketiga yang memanfaatkan situasi tersebut.

“Bongkar jaringan di belakang aksi demo itu dan usut tuntas serta seret aktor-aktornya ke pengadilan agar publik tahu siapa biang kerok di belakang semua itu,” tekan Neta.

Sebab, catatan Neta, saat aksi 21 dan 22 Mei lalu, Jokowi dan Polri dinilai kurang tegas lantaran terlalu kompromistis. Akibatnya, aktor intelektual dan pendanaan kerusuhan tidak diadili hingga kasusnya tidak tuntas.

“Dalam aksi-aksi kali ini, Jokowi dan Polri harus tegas, seret aktor intelektualnya ke Pengadilan agar mahasiswa tidak menjadi kuda troya,” pungkas Neta.

Jika dalam penanganan Polri mengawal jalannya aksi unjuk rasa, Neta memahami akan ada ekses di belakangnya dan hal tersebut sangat sulit untuk dihindari.

“Di satu sisi para pendemo terlihat begitu bersemangat hingga cenderung anarkis, di sisi lain anggota kepolisian di lapangan cenderung mudah terprovokasi, sehingga sikap anarkis pendemo dihadapi polisi dengan sikap repsesif,” demikian Neta.

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

UPDATE

Roy Suryo dan dr. Tifa Dirawat di RS Polri atas Rekomendasi Dokter

Sabtu, 20 Juni 2026 | 08:10

Israel Bom Lebanon Selatan, 16 Tewas di Tengah Sengkarut Gencatan Senjata

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:57

Pemulangan Haji 2026 Tembus 121 Ribu Orang, Ratusan Kloter Sudah Tiba di Tanah Air

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:50

Emas dan Perak Tertekan Dolar AS

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:38

Indonesia Tetap di Jalur Emerging Market, Airlangga Janji Tuntaskan Reformasi

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:19

STOXX 600 Terkoreksi, Saham Barang Mewah di Zona Merah

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:06

Pasokan Batu Bara untuk Pembangkit Listrik Harus Aman, Ini Solusinya

Sabtu, 20 Juni 2026 | 06:58

Saat Negara dan Masyarakat Berbenah

Sabtu, 20 Juni 2026 | 06:40

Pemerintah RI Diminta Serius Selamatkan ABK Indonesia yang Disandera Perompak Somalia

Sabtu, 20 Juni 2026 | 06:12

Dilema Tuntutan Mahasiswa

Sabtu, 20 Juni 2026 | 05:55

Selengkapnya