Berita

Kadiv Humas Polri Irjen Muhamad Iqbal/RMOL

Presisi

Polisi Bentuk Tim Investigasi Gabungan Bila Hasil Autopsi Randi Tewas Akibat Tertembak

JUMAT, 27 SEPTEMBER 2019 | 02:25 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menunggu hasil autopsi terhadap mahasiswa Universitas Halu Oleo yang tewas saat tengah melakukan unjuk rasa.

“Untuk itu dugaan yang meninggal dunia tadi diduga penyebabnya luka tembak, kita belum tahu secara pasti. Perlu diadakan autopsi secara scientific oleh tim gabungan secara netral,” kata Kadiv Humas Polri Irjen Mohammad Iqbal kepada wartawan di Mabes Polri, Jakarta, Kamis (26/9).

Iqbal menjelaskan jika hasil autopsi memastikan bahwa Randi (21) terkena peluru tajam, maka Polri akan membentuk tim gabungan dengan mengajak beberapa pihak serta unsur dari Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM).


“Dengan tujuan mengetahui siapa yang melakukan penembakan. Kita akan proses secara hukum siapapun yang melakukan penembakan,” terang Iqbal.

“Walapun itu dilakukan oleh oknum Kepolisian,” tambah Iqbal menekankan.

Namun demikian, sambung Iqbal, Polri selalu mengedepankan asas praduga tak bersalah. Pasalnya, kemungkinan ada pihak ketiga yang ikut bermain untuk menciptakan martir sehingga aksi meluas dan membesar bisa saja terjadi.

“Karena di beberapa tempat di Jakarta sendiri menduga bukan mahasiswa ikut bermain misalnya di Bandung dan Sumut yang ditunggangi teroris,” demikian Iqbal.


Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

UPDATE

Roy Suryo dan dr. Tifa Dirawat di RS Polri atas Rekomendasi Dokter

Sabtu, 20 Juni 2026 | 08:10

Israel Bom Lebanon Selatan, 16 Tewas di Tengah Sengkarut Gencatan Senjata

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:57

Pemulangan Haji 2026 Tembus 121 Ribu Orang, Ratusan Kloter Sudah Tiba di Tanah Air

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:50

Emas dan Perak Tertekan Dolar AS

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:38

Indonesia Tetap di Jalur Emerging Market, Airlangga Janji Tuntaskan Reformasi

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:19

STOXX 600 Terkoreksi, Saham Barang Mewah di Zona Merah

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:06

Pasokan Batu Bara untuk Pembangkit Listrik Harus Aman, Ini Solusinya

Sabtu, 20 Juni 2026 | 06:58

Saat Negara dan Masyarakat Berbenah

Sabtu, 20 Juni 2026 | 06:40

Pemerintah RI Diminta Serius Selamatkan ABK Indonesia yang Disandera Perompak Somalia

Sabtu, 20 Juni 2026 | 06:12

Dilema Tuntutan Mahasiswa

Sabtu, 20 Juni 2026 | 05:55

Selengkapnya