Berita

Unjuk rasa mahasiswa di depan Gedung DPR, Jakarta pada 24 September 2019/Net

Politik

Tidak Ada Politik Dan Logistik, Aksi Mahasiswa Murni Suarakan Aspirasi Rakyat

SELASA, 24 SEPTEMBER 2019 | 13:39 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Kelompok mahasiswa membantah keras anggapan bahwa aksi mahasiswa beberapa hari terakhir termasuk hari ini ditunggangi oleh kepentingan politik tertentu.

"Saya pastikan itu tidak ada. Aksi ini adalah aksi masyarakat Indonesia, yang melihat kondisi bangsa saat ini sedang tidak baik-baik saja," kata Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Ilmu Politik (Himapol) Indonesia, Febri Rahmat, saat dihubungi Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (24/9).

Ribuan mahasiswa dari berbagai kampus dan beberapa elemen di luar mahasiswa kembali menggelar unjuk rasa di depan Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa siang.


Tuntutan aksi masih tetap sama, yaitu menolak peraturan yang tidak sesuai dengan amanat reformasi. Seperti, UU KPK hasil revisi dan RUU KUHP.

Saking kesalnya dengan anggapan bahwa gerakan mereka ditunggangi politik, Febri Rahmat mempertanyakan aksi yang dilakukan sekompok orang di depan Gedung DPR yang mendukung revisi UU KPK. Menurutnya, aksi pro revisi yang harusnya dicurigai.

"Tanya mereka, dapat makan dan peraga aksi dari mana? Kami boro-boro politik, tadi malam pulang aksi, kami belum makan," ujar Febri Rahmat.

Ditambahkannya, aksi mahasiswa saat ini murni menyuarakan aspirasi rakyat. Dan di antara elemen mahasiswa, semangatnya sama, tidak ada ego sektoral. Mereka serentak menolak UU yang tidak sesuai dengan amanat reformasi.

Hari ini, dengan bergabungnya mahasiswa dari luar ibukota, termasuk elemen lain dari alumni 212 dan elemen petani, perserta aksi yang memadati gerbang Gedung DPR diperkirakan mencapai 5 ribuan.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Terbuka Peluang Duetkan Pramono-AHY di 2029

Jumat, 11 September 2026 | 06:21

Komnas Palestina Salurkan 300.000 Liter Air Bersih ke Gaza

Jumat, 11 September 2026 | 06:08

Buku 'Islam Ala Prabowo' Bukan Produk MUI

Jumat, 11 September 2026 | 05:31

Tak Ada Alasan MK Menolak Gugatan Denny Indrayana Cs

Jumat, 11 September 2026 | 05:14

Kemenhaj Tutup Celah Jual Beli Antrean Haji Khusus

Jumat, 11 September 2026 | 05:04

Tiket Termurah Persija vs Persib Rp150 Ribu, Termahal Rp1,5 Juta

Jumat, 11 September 2026 | 04:24

Pansus Papua DPD RI Harus Bongkar Akar Konflik

Jumat, 11 September 2026 | 04:00

Perampasan Aset: Keharusan Hukum vs Kecemasan Publik

Jumat, 11 September 2026 | 03:39

Kudu Yakin Persib Libas Persija 2-0

Jumat, 11 September 2026 | 03:18

Terima Aspirasi Buruh

Jumat, 11 September 2026 | 03:00

Selengkapnya