Berita

Publika

Derita Mahasiswa Pasca Gempa

MINGGU, 22 SEPTEMBER 2019 | 05:25 WIB | OLEH: JOKO INTARTO

SAYA keliling kota Palu lagi. Ditemani Pak Burhan, dekan fakultas ekonomi Universitas Muhammadiyah Palu (Unismuh) yang juga ketua Lazismu Sulteng. Ikut juga menemani saya Pak Sudirman dari MPKU Muhammadiyah Sulteng.

Perjalanan kali ini untuk merespon telepon donatur yang hendak menambah dana bantuan sebesar Rp 9 miliar, melalui telepon sehari sebelumnya. Fokusnya: sarana pendidikan.

Ditemani dua dosen membuat survey program menjadi lebih mudah. “Kita ke kampus Universitas Tadulako,” kata Pak Burhan.


Di kampus negeri terbesar di Sulawesi Tengah inilah saya tahu kondisi laboratorium dasar Universitas Tadulako (Untad) termini. Bangunannya terlihat utuh. Dari jauh. Tapi dari dekat beda. Seluruh bangunan retak. Sebagian temboknya sudah Terbelah.

Sudah setahun gedung itu tidak digunakan lagi. Tepatnya sejak dilanda gempa 27 September 2018 yang lalu. “Tidak ada yang berani masuk ke gedung. Kerusakannya parah. Bisa ambruk sewaktu-waktu,” papar Pak Sudirman.

Laboratorium ini baru akan dibangun dengan anggaran tahun 2020. Dibangun 2021. Beroperasi 2022. Masih lama: 3 tahun lagi.

Laboratorium dasar Untad merupakan satu satunya laboratorium dasar Yang ada di Sulteng. Semua lembaga pendidikan di Sulteng menggunakan lab ini, Baik lembaga pendidikan negeri maupun swasta.

Pengguna lab dasar antara lain:
Fakultas Pertanian
Fakultas kehutanan
Fakultas Kesehatan Masyarakat
Fakultas Teknik
Politeknik
Kebidanan
Keperawatan
Farmasi
Kedokteran
Lingkungan hidup
Kelautan
Perikanan
Peternakan

Sejak lab tersebut hancur, mahasiswa melakukan praktik ke lab Unhas di Makassar.

Biaya akomodasi untuk praktik ke Makassar per mahasiswa butuh Rp 2,5 juta (transport only) dengan penginapan pekan Rp 1, 5 kemudian makan Rp 500.000 dan sewa lab Rp 1 juta. Biaya ini sangat besar dan berat untuk mahasiswa. Terutama mahasiswa Yang tidak mampu/beasiswa.

“Biaya praktik di laboratorium dasar di Makassar lebih mahal dibanding biaya kuliah per semester di Unismuh,” seloroh Pak Burhan. Bercanda tapi benar.

Mengatasi masalah ini, Lazismu mengusulkan gagasan untuk membangun laboratorium dasar. Ide ini disambut pimpinan Unismuh. Bahkan Unismuh siap menyediakan lahannya.  “Laboratorium ini bisa digunakan seluruh mahasiswa di Sulawesi Tengah sesuai program studinya,” kata Pak Burhan.

Kunjungan lapangan selesai. Executive report pun meluncur ke whatsapp pihak donor.Semoga ada kabar baik. Segera.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Anies dan KDM Bisa Wassalam Jika Wacana Dua Fraksi untuk Capres Diterapkan

Senin, 21 September 2026 | 16:22

Keluarga Ikhlas Namun Masih Berharap Lima Wartawan yang Hilang Bisa Pulang

Senin, 21 September 2026 | 16:01

Begini Respons Nusron Ditanya Alasan Mundur dari Kepengurusan Golkar

Senin, 21 September 2026 | 15:53

Turki Siap Kirim Bantuan Militer ke Arab Saudi Jika Terdesak

Senin, 21 September 2026 | 15:47

Bupati Bolmut Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Senin, 21 September 2026 | 15:41

Menkop Dorong Koperasi Sawit Miliki Pabrik CPO Sendiri

Senin, 21 September 2026 | 15:15

Lima Wartawan Hilang saat Liput Anak Krakatau Jadi Pahlawan Pers

Senin, 21 September 2026 | 15:07

Arab Saudi Gempur Yaman 760 Kali, Houthi Ancam Balas Lebih Keras

Senin, 21 September 2026 | 14:56

Dukung Prabowo Kuatkan Sanksi Pelaku Karhutla

Senin, 21 September 2026 | 14:50

Jangan Ukur Keberhasilan Pariwisata Hanya dari Jumlah Wisatawan

Senin, 21 September 2026 | 14:40

Selengkapnya