Berita

Massa dari Gerakan Mahasiswa Jakarta/Net

Politik

Polri Dan Kejaksaan Punya Dewan Pengawas, Kenapa KPK Alergi?

JUMAT, 20 SEPTEMBER 2019 | 18:57 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

UU KPK yang baru disahkan bukan sebagai pelemahan, tapi lebih kepada penguatan antirasuah sebagai lembaga penegak hukum dalam pemberantasan korupsi. Soal adanya klausul Dewan Pengawas KPK tidak perlu ditakuti.

Demikian disampaikan Koordintor Lapangan Aksi dari Gerakan Mahasiswa Jakarta, Abdul Hakim El di depan Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta, Jumat (20/9). Peserta aksi GMJ berjumlah sekitar 80 mahasiswa.

Mereka mendukung revisi UU 30/2002 tentang KPK yang sudah disahkan oleh DPR dan pemerintah.


Menurut Abdul, kehadiran Dewan Pengawas dalam sebuah lembaga negara bukanlah hal baru, atau sengaja dibuat khusus untuk KPK. Buktinya lembaga negara yang lain tidak apatis terhadap adanya Dewan Pengawas, seperti Polri yang diawasi Kompolnas, Kejaksaan yang diawasi Komisi Kejaksaan.

"Lalu mengapa KPK merasa alergi dengan adanya Dewan Pengawas?" papar Abdul saat menyampaikan orasi.

Dia menambahkan tidak perlu cemas dengan adanya Dewan Pengawas. Keberadaannya akan memperkuat KPK dalam menjalankan kinerja dengan baik dan lebih hati-hati dengan tetap berdasarkan pada peraturan dan azas hukum yang berlaku.

Kerja keras DPR dan pemerintah dalam merevisi UU KPK harus dihormati.

"Dan untuk kedepannya kita harus mendukung dan mengawal penuh Ketua KPK terpilih yaitu Irjen Firly Bahuri yang sah secara konstitusi. Dan saya harapkan kepada warga Indonesia dan Jakarta untuk tidak lagi mempermasalahkan tentang UU KPK, karena sudah jelas revisi UU ini sudah di sahkan," tambah Abdul.

Dalam asksinya, Mahasiswa Gerakan Jakarta menyampaikan empat poin pernyataan sikap. Pertama, mendukung penuh UU KPK yang telah disahkan. Kedua, mengawal penuh KPK di bawah kepemimpinan Firly Bahuri.

Ketiga, meminta kepada seluruh instrumen KPK untuk fokus bekerja melakukan tugas dan kewajibannya. Keempat, meminta kepada seluruh rakyat Indonesia untuk percaya dan mendukung penuh UU KPK dan KPK kedepannya yang dipimpin Firly Bahuri.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Terbuka Peluang Duetkan Pramono-AHY di 2029

Jumat, 11 September 2026 | 06:21

Komnas Palestina Salurkan 300.000 Liter Air Bersih ke Gaza

Jumat, 11 September 2026 | 06:08

Buku 'Islam Ala Prabowo' Bukan Produk MUI

Jumat, 11 September 2026 | 05:31

Tak Ada Alasan MK Menolak Gugatan Denny Indrayana Cs

Jumat, 11 September 2026 | 05:14

Kemenhaj Tutup Celah Jual Beli Antrean Haji Khusus

Jumat, 11 September 2026 | 05:04

Tiket Termurah Persija vs Persib Rp150 Ribu, Termahal Rp1,5 Juta

Jumat, 11 September 2026 | 04:24

Pansus Papua DPD RI Harus Bongkar Akar Konflik

Jumat, 11 September 2026 | 04:00

Perampasan Aset: Keharusan Hukum vs Kecemasan Publik

Jumat, 11 September 2026 | 03:39

Kudu Yakin Persib Libas Persija 2-0

Jumat, 11 September 2026 | 03:18

Terima Aspirasi Buruh

Jumat, 11 September 2026 | 03:00

Selengkapnya