Ilustrasi/Net
Ilustrasi/Net
Alhasil, negara lain justru yang akan menikmati keuntungan investasi ketimbang Indonesia. Padahal negara saat ini sedang gencar mencari suntikan dana dari para investor.
Dosen Ilmu Politik Universitas Paramadina Khairul Umum menyampaikan, angka investasi bisa saja turun bila pengusaha melihat investasi Indonesia rentan karena angka korupsi tinggi, namun lembaga pemberantas korupsi justru dilemahkan.
"Problem utamanya dikonfirmasi dalam corruption perception index adalah ketidakpastian hukum dan pelemahan terhadap KPK adalah sebuah indikator yang paling vulgar saat ini, bahwa ketidakpstian hukum itu akan semakin terjadi,†kata Umam dalam diskusi LP3ES di ITS Tower, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Rabu (18/9).
Populer
Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22
Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08
Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26
Senin, 29 Juni 2026 | 00:00
Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30
Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23
Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59
UPDATE
Minggu, 05 Juli 2026 | 08:18
Minggu, 05 Juli 2026 | 07:31
Minggu, 05 Juli 2026 | 07:19
Minggu, 05 Juli 2026 | 07:05
Minggu, 05 Juli 2026 | 06:53
Minggu, 05 Juli 2026 | 06:46
Minggu, 05 Juli 2026 | 06:34
Minggu, 05 Juli 2026 | 06:27
Minggu, 05 Juli 2026 | 06:21
Minggu, 05 Juli 2026 | 06:06