Berita

Gatot Nurmantyo/Net

Politik

Tak Sekadar Populer Dan Banyak Duit, Ini Syarat Gatot Nakhodai PAN

RABU, 18 SEPTEMBER 2019 | 14:53 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Ada kriteria yang harus dipenuhi oleh calon Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) yang bakal dipilih dalam Kongres 2020 mendatang.

Calon Ketum PAN tak bisa hanya mengandalkan tingkat kepopuleran dan elektabilitas semata.

"Kriteria juga harus memiliki kapabilitas, integritas dan rekam jejak yang baik. Ini yang lebih penting menurut saya," kata pengamat politik Pangi Syarwi Chaniago kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (18/9).


Calon harus mampu menjadikan PAN sebagai partai papan atas dengan tidak hanya mengambil ceruk pemilih muslim, melainkan melebarkan sayap agar ceruk PAN tak segmented.

Kemampuan adaptasi juga menjadi hal penting agar Ketum PAN memahami pergeseran perubahan begitu cepat dan menaikkan level parpol yang saat ini masih berada di papan tengah di bawah kepemimpinan Zulkifli Hasan.

"Dari kriteria tersebut, Ketum PAN ke depan harus yang strong leadership. Itu yang terpenting, kalau tidak PAN akan kesulitan," paparnya.

Dari serangkaian kriteria tersebut, sosok Gatot Nurmantyo yang digadang-gadang masuk radar internal partai bisa saja menjadi suksesor Zulhas. Pun demikian dengan sosok Sandiaga meski belakangan mengklaim masih bagian dari Gerindra.

"Siapapun bisa. Tapi bagaimana membangun, meritokrasi, mendahulukan kader-kader inti yang sudah berdarah-darah membesarkan partai? Jangan tiba-tiba mengambil orang luar yang punya logistik dan populer tapi tak memiliki kontribusi. Ini yang jadi PR internal PAN," tutupnya.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

Teknik Klasik, Kaitkan Prabowo dengan Teror Aktivis

Kamis, 02 April 2026 | 14:02

Kepala BNPB hingga BMKG Turun Langsung ke Lokasi Gempa di Sulut dan Malut

Kamis, 02 April 2026 | 13:59

TEBE Siap Tebar Dividen Rp200,46 Miliar, Cek Jadwal Lengkapnya

Kamis, 02 April 2026 | 13:51

Penerapan WFH di DKI Bisa Jadi Contoh Penghematan BBM

Kamis, 02 April 2026 | 13:40

Awas Penunggang Gelap Gelar Operasi Senyap Jatuhkan Prabowo Lewat Kasus Aktivis KontraS

Kamis, 02 April 2026 | 13:33

Kemkomdigi Tunggu Itikad Baik Youtube dan Meta Patuhi PP Tunas

Kamis, 02 April 2026 | 13:20

Trump akan Tarik Pasukan, Tanda Amerika Kalah Perang Lawan Iran

Kamis, 02 April 2026 | 13:19

Demi AI, Oracle PHK 30.000 Karyawan Lewat Email

Kamis, 02 April 2026 | 13:19

ASN Diwanti-wanti WFH Bukan Libur Panjang

Kamis, 02 April 2026 | 13:15

Aksi Heroik Sugianto Bikin Prabowo Bangga, Diganjar Penghargaan Presiden Korsel

Kamis, 02 April 2026 | 13:09

Selengkapnya