Berita

Gatot Nurmantyo dan Zulkifli Hasan/Net

Politik

Pengamat: Gatot Memang Menggoda, Tapi PAN Jangan Seperti Hanura

RABU, 18 SEPTEMBER 2019 | 11:16 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Proses pergantian pucuk pimpinan partai politik seharusnya bukan lagi menjadi persoalan bagi Partai Amanat Nasional (PAN) yang bakal menggelar Kongres tahun 2020 mendatang.

Sebagai partai yang telah berdiri belasan tahun, PAN memiliki mekanisme yang sudah menjadi pola atau pattern dalam memilih sosok calon ketua umum.

Namun tak bisa dinafikkan muncul beberapa nama di luar PAN yang dinilai bakal mengatrol suara partai jika dipinang sebagai ketua umum, mulai dari Sandiaga Uno yang belakangan kembali tenggelam hingga sosok Gatot Nurmantyo.


"Pak Gatot Nurmantyo outsider, apakah punya kualifikasi untuk maju, apakah tidak ada kader PAN yang lebih layak? PAN harus hati-hati," kata pengamat politik dari UIN Syarif Hidayatullah, Gun Gun Heryanto kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (18/9).

Baginya, PAN sebagai parpol kawakan harus menimbang baik buruknya dalam menentukan sosok ketua umum. Sebab, alih-alih mengatrol suara partai, pemilihan ketua umum justru bisa saja menghancurkan parpol yang saat ini dipimpin Zulkifli Hasan itu.

Gun Gun pun menyinggung pengalaman yang dirasakan oleh partai pecahan Golkar, Hati Nurani Rakyat (Hanura). Sempat berada di papan tengah, Hanura terdepak lantaran konflik ketua umum.

"PAN jangan sampai jumping. Dulu Hanura mengalami problem internal yang mempengaruhi pasar elektoral karena tidak hati-hati dalam pemilihan ketua umum," tegasnya.

"Apakah PAN akan jumping jika menjadikan Gatot ketua umum? Yang tahu PAN sendiri," tambahnya.

Di sisi lain, ia ia tak membantah sosok di luar parpol memang lebih menggiurkan lantaran PAN tengah mengalami krisis figur. Namun ia kembali menegaskan untuk hati-hati.

"PAN sebenarnya punya figur bagus, tapi masih kurang dari sisi elektabilitas. Itu berbeda dengan Gatot yang sudah punya label populer di khalayak. Internal harus mengukur positif negatifnya mengambil calon eksternal," tutupnya.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

Teknik Klasik, Kaitkan Prabowo dengan Teror Aktivis

Kamis, 02 April 2026 | 14:02

Kepala BNPB hingga BMKG Turun Langsung ke Lokasi Gempa di Sulut dan Malut

Kamis, 02 April 2026 | 13:59

TEBE Siap Tebar Dividen Rp200,46 Miliar, Cek Jadwal Lengkapnya

Kamis, 02 April 2026 | 13:51

Penerapan WFH di DKI Bisa Jadi Contoh Penghematan BBM

Kamis, 02 April 2026 | 13:40

Awas Penunggang Gelap Gelar Operasi Senyap Jatuhkan Prabowo Lewat Kasus Aktivis KontraS

Kamis, 02 April 2026 | 13:33

Kemkomdigi Tunggu Itikad Baik Youtube dan Meta Patuhi PP Tunas

Kamis, 02 April 2026 | 13:20

Trump akan Tarik Pasukan, Tanda Amerika Kalah Perang Lawan Iran

Kamis, 02 April 2026 | 13:19

Demi AI, Oracle PHK 30.000 Karyawan Lewat Email

Kamis, 02 April 2026 | 13:19

ASN Diwanti-wanti WFH Bukan Libur Panjang

Kamis, 02 April 2026 | 13:15

Aksi Heroik Sugianto Bikin Prabowo Bangga, Diganjar Penghargaan Presiden Korsel

Kamis, 02 April 2026 | 13:09

Selengkapnya