Berita

Warga Papua kibarkan Merah Putih/Net

Dunia

Papua Nugini Tegas Tolak Dukung Kemerdekaan Papua Barat

RABU, 18 SEPTEMBER 2019 | 00:16 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Pemerintah Papua Nugini dengan tegas tidak akan ikut campur dalam kebijakan Indonesia di wilayah Papua dan Papua Barat.

Penegasan itu sebagaimana disampaikan Menteri Luar Negeri Papua Nugini, Rimbink Pato seperti dikutip Radio Stations in Port Moresby, Selasa (17/9).

Pato menegaskan Papua Barat merupakan bagian integral dari Indonesia. Dalam hal ini, Papua Nugini berada di bawah kebijakan luar negeri untuk tidak mengganggu kedaulatan Indonesia dan hukum internasional.


Dengan lantang Pato menegaskan bahwa setiap tindakan untuk mendukung perjuangan Papua Barat merdeka akan menjadi pelanggaran hukum internasional.

“Anda tahu Papua Barat atau Papua masih bagian dan merupakan bagian integral dari Republik Indonesia dan kami memiliki hubungan bilateral dengan Republik Indonesia, jadi kami tidak akan mendukung itu,” ungkap Pato sebagaimana dirilis mantan Kapendam XVII/Cenderawasih Kolonel M. Aidi, Selasa (17/9).

Papua Nugini, kata Pato, merupakan negara utama dalam Melanesian Spearhead Group (MSG) dan Pacific Island Forum. Namun demikian, Papua Nugini menolak niat dari Vanuatu cs yang mendukung perjuangan kemerdekaan Papua Barat.

“PBB telah menolak aspirasi kemerdekaan Papua Barat dan menyatakan tidak akan mengambil langkah apapun untuk melawan Indonesia juga berbagai dukungan masyarakat lokal di Provinsi Papua dan Papua Barat yang menginginkan untuk tetap menjadi warga negara yang sah dalam bingkai negara Indonesia,” tandasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

Setengah Logistik Indonesia Bertumpu di Tanjung Priok

Selasa, 14 April 2026 | 05:58

Dana asing ke NGO Rawan jadi Alat Kepentingan Global

Selasa, 14 April 2026 | 05:46

Mantan Pj Bupati Tapteng Jabat Kajati Sultra

Selasa, 14 April 2026 | 05:23

BGN Luruskan Info Beredar soal Pengadaan Barang Operasional MBG

Selasa, 14 April 2026 | 04:59

Ke Mana Arah KDKMP?

Selasa, 14 April 2026 | 04:30

Anak Asuh Kurniawan DY Sukses Bungkam Timor Leste 4-0

Selasa, 14 April 2026 | 04:15

Komisi XIII DPR: LPSK Resmi jadi Lembaga Negara

Selasa, 14 April 2026 | 03:53

Pentagon Ungkap Isi Pertemuan Menhan RI dan Menteri Perang AS soal Kemitraan

Selasa, 14 April 2026 | 03:35

Ganggu Iklim Usaha, Wacana Penghentian Restitusi Pajak Perlu Ditinjau Kembali

Selasa, 14 April 2026 | 03:15

Mantan Dirdik Jampidsus Kejagung Jabat Kajati Jatim, Ini Profilnya

Selasa, 14 April 2026 | 02:45

Selengkapnya