Berita

Tentara Afghanistan/Net

Dunia

Batal Kerjasama Dengan AS, Taliban Merapat Ke Rusia

MINGGU, 15 SEPTEMBER 2019 | 07:53 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Delegasi Taliban menggelar pembicaraan dengan para pejabat Rusia di Moskow setelah perundingan dengan Amerika Serikat runtuh awal bulan ini.

"Perwakilan khusus presiden Rusia untuk Afghanistan, Zamir Kabulov, menjadi tuan rumah delegasi Taliban di Moskow," kata seorang juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia, seperti dimuat Channel News Asia (Sabtu, 14/9).

Meski begitu, tidak ada rincian lebih lanjut soal pembicaraan tersebut.


"Sisi Rusia menekankan perlunya untuk memulai kembali perundingan antara Amerika Serikat dan gerakan Taliban," kata jurubicara itu.

"Untuk bagian mereka, Taliban mengkonfirmasi kesediaan mereka untuk melakukan dialog dengan Washington," sambungnya.

Diketahui bahwa sebelumnya Taliban menjajaki pembicaraan dengan Amerika Serikat. Pembicaraan berkutat seputar penarikan pasukan Amerika Serikat di Afghanistan dan Taliban menawarkan jaminan keamanan untuk mengusir kelompok-kelompok ekstremis.

Namun pekan lalu, Trump mengungkapkan bahwa dia telah membatalkan pertemuan yang direncanakan antara dirinya dan pemimpin Taliban.

Hal itu dikarenakan Taliban sebelumnya telah melancarkan serangan di Afghaistan yang merenggut yawa tentara Amerika Serikat.

"Taliban tidak pernah dipukul lebih keras daripada yang dipukul saat ini. Membunuh 12 orang, termasuk seorang prajurit Amerika yang hebat, bukanlah ide yang baik. Ada banyak cara yang lebih baik untuk mendirikan sebuah negosiasi. Taliban tahu mereka melakukan kesalahan besar, dan mereka tidak tahu bagaimana memulihkannya," tulis Trump di akun Twitternya pekan lalu.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

Setengah Logistik Indonesia Bertumpu di Tanjung Priok

Selasa, 14 April 2026 | 05:58

Dana asing ke NGO Rawan jadi Alat Kepentingan Global

Selasa, 14 April 2026 | 05:46

Mantan Pj Bupati Tapteng Jabat Kajati Sultra

Selasa, 14 April 2026 | 05:23

BGN Luruskan Info Beredar soal Pengadaan Barang Operasional MBG

Selasa, 14 April 2026 | 04:59

Ke Mana Arah KDKMP?

Selasa, 14 April 2026 | 04:30

Anak Asuh Kurniawan DY Sukses Bungkam Timor Leste 4-0

Selasa, 14 April 2026 | 04:15

Komisi XIII DPR: LPSK Resmi jadi Lembaga Negara

Selasa, 14 April 2026 | 03:53

Pentagon Ungkap Isi Pertemuan Menhan RI dan Menteri Perang AS soal Kemitraan

Selasa, 14 April 2026 | 03:35

Ganggu Iklim Usaha, Wacana Penghentian Restitusi Pajak Perlu Ditinjau Kembali

Selasa, 14 April 2026 | 03:15

Mantan Dirdik Jampidsus Kejagung Jabat Kajati Jatim, Ini Profilnya

Selasa, 14 April 2026 | 02:45

Selengkapnya