Berita

Rildo Anwar puji penampilan Rifqi/RMOL

Olahraga

Muhammad Rifqi Kalah Tipis, Ketum PP Pelti Tetap Beri Pujian

SABTU, 14 SEPTEMBER 2019 | 14:56 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Tunggal putra Indonesia Muhammad Rifki Fitriadi harus mengakui keunggulan lawannya dari Selandia Baru, Ajeet Rai. Rifqi kalah dua set langsung 6-7, 3-6. Meski kalah, penampilan Rifqi dianggap menjanjikan bagi masa depan tenis Indonesia.

Ketua Umum Pengurus Pusat Tenis Lapangan Indonesia (PP Pelti), Rildo Ananda Anwar tetap bangga dengan aksi maksimal yang ditunjukkan Rifqi. Apalagi, Rifqi merupakan petenis junior yang sengaja diterjunkan di ajang Piala Davis.  

"Kalau kamu lihat tadi, sebetulnya set pertama kita bisa ngambil. Tapi, itulah game," kata Rildo kepada Kantor Berita Politik RMOL di Tennis Outdoor GBK, Jakarta, Sabtu (14/9).


Rildo menambahkan, Rifqi sudah menunjukkan permainan apik meskipun dia masih junior di dunia olahraga tenis lapangan ini. Berbeda dengan Ajeet, peringkat 752 duni itu nyaris dikalahkan oleh Rifki.  

"Yang kita liat dia (Rifqi) itu enggak grogi walaupun ketinggalan. Padahal, dia (Ajeet) jam terbang mainnya kan keliling kemana-mana," kata Rildo.

Kendati demikian, Rildo menegaskan bahwa pihaknya tetap akan melakukan sejumlah evaluasi agar ke depannya atlet-atlet tenis terus mengalami perbaikan. Salah satunya, menambah jam terbang para atlet ini dengan melakukan tour untuk uji tanding.

"Jadi saya pikir kita harus segera mengevaluasi agar junior-junior kita ada kesempatan untuk ini. Program kita harus sering bertanding di luar dengan lakukan tour," tandas Rildo.

Sekadar info, di Piala Davis ini Indonesia memainkan empat partai tunggal dan satu partai ganda putra melawan Selandia Baru.

Setelah Rifki melawan Ajeet, selanjutnya adalah David Agung Susanto melawan Rhett Purcell. Kemudian disusul partai ganda putra Ari Fahresi/Anthony Susanto melawan Marcus Daniell/Michael Venus.

Selanjutnya, David Agung Susanto melawan Ajeet Rai. Terakhir, M. Rifqi Fitriadi melawan Rhett Purcell.

Populer

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK-PPATK Diminta Pastikan Harta AHY dan Ibas dari Sumber Halal

Senin, 06 Juli 2026 | 17:38

UPDATE

Prabowo Akui Punya DNA India, Suka Bergoyang Kalau Ada Musik

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:09

Pansus DPR Desak Kemendagri Percepat Penyusunan DIM RUU Daerah Kepulauan

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:02

Kapolri Resmikan 80 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau, Total Kini 110 Unit

Rabu, 08 Juli 2026 | 15:50

KPK Harus Tegas, Pengembalian Amplop Raja Juli Tidak Hapus Dugaan Pidana

Rabu, 08 Juli 2026 | 15:44

Kejagung Tetapkan Tiga Tersangka Korupsi Tambang PT PMM, Ada Pegawai Bea Cukai

Rabu, 08 Juli 2026 | 15:43

Prabowo Peluk Erat Modi saat Antar Kepulangannya Menuju India

Rabu, 08 Juli 2026 | 15:34

Kekuatan Jokowi cuma Uang, Bukan Ideologi

Rabu, 08 Juli 2026 | 15:32

Memahami Aturan Paspor Diplomatik: Siapa Saja yang Berhak Memilikinya?

Rabu, 08 Juli 2026 | 15:18

Rekor Baru Messi di Piala Dunia Lewati Maradona

Rabu, 08 Juli 2026 | 15:17

Ketidakadilan Laga Argentina vs Mesir Bersifat TSM

Rabu, 08 Juli 2026 | 15:00

Selengkapnya