Berita

Kokpit/The Guardian

Dunia

Pilot Tumpahkan Kopi Di Kokpit, Pesawat Terpaksa Putar Balik

JUMAT, 13 SEPTEMBER 2019 | 08:48 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Sebuah pesawat terpaksa putar balik dan mendarat di Irlandia karena sang pilot menumpahkan kopi di kokpit pesawat saat terbang di atas Samudra Atlantik.

Tumpahan kopi panas itu merusak panel kontrol audio dan mengeluarkan bau dan asap terbakar listrik.

Hal ini menciptakan kesulitan komunikasi yang signifikan bagi pilot yang menerbangkan Airbus A330.


Dokumen kecelakaan itu dimunculkan oleh Cabang Investigasi Kecelakaan Udara (AAIB) pekan ini.

Peristiwa itu terjadi pada 6 Februari lalu dan mengakibatkan penerbangan Condor dari Frankfurt di Jerman ke Cancún, Meksiko, dialihkan ke bandara Shannon.

Dokumen itu menyebutkan bahwa asapnya tidak mengakibatkan cedera pada salah satu dari 11 awak atau 326 penumpang yang ikut dalam penerbangan itu.

Akibat insiden itu, biaya penerbangan biasanya menyedot antara 10 ribu hingga 80 ribu poundterling, tergantung pada ukuran pesawat dan di mana dia dialihkan.

Laporan AAIB itu menemukan bahwa kapten berusia 49 tahun itu telah meletakkan cangkir kopinya di atas meja nampan, di mana benda-benda itu rentan untuk dijatuhkan, meskipun Airbus merekomendasikan pilot menggunakan pemegang cangkir yang disediakan.

AAIB mengatakan ukuran kecil cangkir yang digunakan oleh Condor umumnya tidak disarankan untuk penggunaan pemegang.

Condor telah menanggapi insiden tersebut dengan memastikan bahwa tutup gelas disediakan di semua penerbangan dan mengingatkan pilot untuk berhati-hati dengan cairan dan memasok gelas yang sesuai ukuran untuk pemegang cangkir.

Seorang juru bicara maskapai, yang merupakan anak perusahaan dari Thomas Cook Group, memastikan insiden itu.

"Penerbangan DE2116 dari Frankfurt ke Cancun pada 6 Februari 2019 dialihkan ke bandara Shannon sebagai tindakan pencegahan karena sejumlah kecil asap di kokpit setelah tumpahan cairan,"  ujarnya.

"Setelah pesawat sepenuhnya diperiksa dan diperbaiki oleh tim insinyur kami, penerbangan dilanjutkan melalui Manchester karena jam operasional kru yang sah. Kami telah menyelidiki insiden ini secara komprehensif dan meninjau prosedur cairan di kokpit," tambahnya.

"Para kru kami diingatkan tentang (perlunya) penanganan yang hati-hati serta menggunakan wadah yang sesuai untuk air atau kopi mereka. Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan oleh pengalihan ini kepada para tamu," tutupnya, seperti dimuat The Guardian.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Kemendag: Wajib Halal Bukan Pelarangan Impor

Sabtu, 26 September 2026 | 06:30

Baznas dan Komite Bantuan Kepresidenan Palestina Perkuat Kerja Sama Kemanusiaan

Sabtu, 26 September 2026 | 06:12

Instruksi Prabowo soal Kuliah Gratis PTN Harus Diprioritaskan

Sabtu, 26 September 2026 | 06:00

Serba ‘Tidak’ di Sidang Gibran

Sabtu, 26 September 2026 | 05:41

Cuma Tambah Dua Perunggu, Peringkat Indonesia Merosot

Sabtu, 26 September 2026 | 05:17

Jalur Sepeda Jangan cuma Jadi Pajangan

Sabtu, 26 September 2026 | 05:00

Benarkah Pengganti Gibran Sudah Ada?

Sabtu, 26 September 2026 | 04:29

Korlantas Polri Luncurkan Empat Inovasi Digital

Sabtu, 26 September 2026 | 04:18

Jangan Istimewakan Oknum DPRD Diduga Bakar Lahan

Sabtu, 26 September 2026 | 04:00

Kepala BNPB Minta Maaf soal Karhutla: Klarifikasi Istilah 'Normal'

Sabtu, 26 September 2026 | 03:46

Selengkapnya