Berita

Politisi PKS Abdurrahman Suhaimi/Net

Nusantara

PKS: Kalau Ada Aturan Wagub DKI Boleh Lebih Dari Satu, Silakan!

KAMIS, 12 SEPTEMBER 2019 | 17:21 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

PKS tidak masalah dengan usulan DPRD DKI Jakarta menjadikan kursi wakil gubernur DKI diduduki lebih dari satu orang.

Politisi PKS Abdurrahman Suhaimi menegaskan bahwa fraksinya dalam posisi mengikuti proses sesuai aturan yang ada.

"Kalau aturannya membolehkan dua wagub, ya bisa saja dimasukkan tatib," ungkapnya kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (12/9).


Namun demikian, Suhaimi tidak ingin aturan yang dimasukkan dalam tatib itu bertentangan dengan regulasi tentang wagub DKI. Artinya, jika aturan membatasi bahwa wagub cukup satu orang, maka tatib harus menyesuikan.

Anggota DPRD DKI Jakarta sempat mengusulkan agar wagub DKI diisi lebih dari satu orang. Hal ini mengacu pada periode pemerintahan Sutiyoso.

Di era itu, kursi wagub memang diisi lebih dari satu. Hal itu dilandaskan pada UU 34/1999 tentang Pemerintahan Provinsi Daerah Khusus Ibukota Negara Republik Indonesia Jakarta, yang diteken oleh Presiden ketiga RI, BJ Habibie.

UU itu kemudian diubah di masa Presiden keenam RI Susilo Bambang Yudhono (SBY). Wagub DKI, akhirnya disamakan dengan daerah lain yang berjumlah satu.

Suhaimi menambahkan untuk pekerjaan DKI dengan segala kekhususnya memang besar skalanya dan membutuhkan pemimpin yang kuat.

Kursi wagub DKI Jakarta yang kosong merupakan jatah dari PKS, berdasarkan kesepakatan dengan Gerindra yang sama-sama mengusung pasangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno di Pilpres 2017 lalu.

PKS sudah menyiapkan dua nama, yaitu Agung Yulianto dan Ahmad Syaikhu.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Lagi Sakit, Jangan Biarkan Jokowi Terus-terusan Temui Fans

Senin, 12 Januari 2026 | 04:13

Eggi-Damai Dicurigai Bohong soal Bawa Misi TPUA saat Jumpa Jokowi

Senin, 12 Januari 2026 | 04:08

Membongkar Praktik Manipulasi Pegawai Pajak

Senin, 12 Januari 2026 | 03:38

Jokowi Bermanuver Pecah Belah Perjuangan Bongkar Kasus Ijazah

Senin, 12 Januari 2026 | 03:08

Kata Yaqut, Korupsi Adalah Musuh Bersama

Senin, 12 Januari 2026 | 03:04

Sindiran Telak Dokter Tifa Usai Eggi-Damai Datangi Jokowi

Senin, 12 Januari 2026 | 02:35

Jokowi Masih Meninggalkan Jejak Buruk setelah Lengser

Senin, 12 Januari 2026 | 02:15

PDIP Gelar Bimtek DPRD se-Indonesia di Ancol

Senin, 12 Januari 2026 | 02:13

RFCC Complex Perkuat Ketahanan Energi Nasional

Senin, 12 Januari 2026 | 01:37

Awalnya Pertemuan Eggi-Damai dengan Jokowi Diagendakan Rahasia

Senin, 12 Januari 2026 | 01:16

Selengkapnya