Berita

Aktivisi Menyanyikan lagi “Glory to Hong Kong”/Net

Dunia

Dua Ribu Demonstran Nyanyikan "Glory To Hong Kong" Di New Town Plaza

KAMIS, 12 SEPTEMBER 2019 | 15:37 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Ribuan aktivis Hong Kong kembali berkumpul. Kali ini bukan di bandara atau stasiun, melainkan di dalam pusat perbelanjaan pada Rabu malam (11/9).

Mereka mendengungkan lagu tidak resmi berjudul "Glory to Hong Kong" di dalam mal tersebut.

Setelah berbagai unjuk rasa berbuntut bentrokan, kali ini pengunjuk rasa Hong Kong melakukan hal yang berbeda. Pada Rabu malam (11/9), beberapa mal di Hong Kong dipenuhi oleh para aktivis anti pemerintah.


Seperti yang dilansir dari Strait Times, tidak hanya berkumpul, mereka juga menyanyikan lagu “Glory to Hong Kong”.  

Di New Town Plaza, distrik Sha Tin, sekitar 2.000 orang tersebar di beberapa lantai dengan meneriakkan slogan-slogan kebebasan Hong Kong.

Mereka juga menyanyikan lagu tersebut dengan sepenuh hati sembari mengangkat tangan. Bahkan beberapa orang menangis.

Pada Selasa (10/9), pengunjuk rasa juga menyanyikan lagu yang sama di pertandingan sepak bola kualifikasi Piala Dunia melawan Iran.

Akhirnya, lagu tersebut menjadi terkenal dan didopsi sebagai lagu resmi pergerakan kebebasan Hong Kong.

Beberapa waktu sebelum pertandingan, ketika lagu kebangsaan China diperdengarkan para pengunjuk rasa mencemooh dan membentangkan spanduk bertuliskan "boo" dan "Hong Is Not China".

“Glory to Hong Kong” sendiri dibuat oleh seorang musisi lokal yang dikenal dengan sebutan Thomas (bukan nama asli). Hingga saat ini, lagu tersebut telah mendapatkan jumlah penonton hingga 1,3 juta di YouTube dengan berbagai versi dan terjemahan bahasa.

"Apakah Anda merasakan kemarahan dalam tangisan kami? Bangkit dan angkat bicara dan bertekun, karena kami adalah satu,” begitu penggalan lirik dari lagu tersebut.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Atap Terminal 3 Ambruk, Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Dialihkan

Senin, 06 April 2026 | 16:10

UPDATE

KPK Amankan "Surat Tekanan" dari Rumah Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo

Kamis, 16 April 2026 | 18:15

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kasus Penyiraman Andrie Yunus Masuk Sidang Terbuka Akhir April

Kamis, 16 April 2026 | 18:09

Emil Dardak Prihatin Tiga Kepala Daerah Jatim Kena OTT KPK

Kamis, 16 April 2026 | 18:00

Pimpinan Ombudsman: Kasus Hery Susanto Terjadi Sebelum Menjabat

Kamis, 16 April 2026 | 18:00

Erick Thohir Bawa Kemenpora Tembus Top 5 Kementerian Kinerja Terbaik

Kamis, 16 April 2026 | 17:40

Puspen TNI Pastikan Sidang Kasus Andrie Yunus Terbuka

Kamis, 16 April 2026 | 17:37

BNPB Catat 23 Bencana dalam Dua Hari

Kamis, 16 April 2026 | 17:28

Fokus pada Inovasi dan Kesejahteraan, Bupati Mimika Raih KWP Award 2026

Kamis, 16 April 2026 | 17:22

Sudewo Ngaku Kangen Warga Pati

Kamis, 16 April 2026 | 17:17

Selengkapnya