Berita

Menhub Budi Karya Sumadi menerima penghargan dari MURI/RMOL

Nusantara

Pecahkan Rekor MURI, Menhub Minta Gerakan Bersih Laut Bukan Cuma Seremonial

KAMIS, 12 SEPTEMBER 2019 | 13:49 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Indonesia menempati rekor nomor dua sebagai negara penyumbang sampah plastik terbanyak ke lautan.

Demikian yang disampaikan oleh Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi saat menggelar aksi gerakan
bersih laut dan pantai serentak di Pelabuhan Sunda Kelapa, Jakarta.

Selain aksi gerakan bersih-bersih sampah, acara ini juga dalam rangka pemecahan Museum Rekor Indonesia (MURI) sebagai aksi bersih laut dan pantai di lokasi terbanyak dalam waktu serentak.

Selain aksi gerakan bersih-bersih sampah, acara ini juga dalam rangka pemecahan Museum Rekor Indonesia (MURI) sebagai aksi bersih laut dan pantai di lokasi terbanyak dalam waktu serentak.

Tercatat pemecahan rekor ini dilakukan di 228 lokasi pelabuhan dan pantai yang tersebar di Indonesia dari target yang ditetapkan oleh MURI sebanyak 100 lokasi.

"Ada 64 juta ton sampai yang dibuang ke Laut," ujar Menhub Budi di Pelabuhan Sunda Kelapa, Jakarta, Kamis (12/9).

Menurut BKS -sebutan akrabnya-, penyebab orang senang membuang sampah di sungai atau di laut karena menjadikan laut seperti halaman belakang rumah yang biasa diperuntukkan untuk tempat pembuangan sampah.

"Nah sekarang kita ubah itu, dengan  memahami dan menjadikan laut sebagai halaman depan rumah yang dibuat indah," kata Budi.

Tujuan gerakan bersih sampah lau ini, tambah Budi untuk mengurangi kebiasaan masyarakat membuang sampah ke lautan.

"Ini tugas kita dan anak cucu. Suatu pekerjaan yang dilihat sepele tapi sangat berguna untuk bangsa," katanya.

Budi berharap pantai bisa menjadi destinasi wisata terbaik. Maka gerakan bersih sampah ini menjadi sesuatu yang penting.

"Komitmen kita bukan hanya seremonial hari ini. Tapi kita buat SOP-nya dan komitmen untuk gerakan ini terus bermanfaat untuk bangsa," pungkas Budi.


Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Lagi Sakit, Jangan Biarkan Jokowi Terus-terusan Temui Fans

Senin, 12 Januari 2026 | 04:13

Eggi-Damai Dicurigai Bohong soal Bawa Misi TPUA saat Jumpa Jokowi

Senin, 12 Januari 2026 | 04:08

Membongkar Praktik Manipulasi Pegawai Pajak

Senin, 12 Januari 2026 | 03:38

Jokowi Bermanuver Pecah Belah Perjuangan Bongkar Kasus Ijazah

Senin, 12 Januari 2026 | 03:08

Kata Yaqut, Korupsi Adalah Musuh Bersama

Senin, 12 Januari 2026 | 03:04

Sindiran Telak Dokter Tifa Usai Eggi-Damai Datangi Jokowi

Senin, 12 Januari 2026 | 02:35

Jokowi Masih Meninggalkan Jejak Buruk setelah Lengser

Senin, 12 Januari 2026 | 02:15

PDIP Gelar Bimtek DPRD se-Indonesia di Ancol

Senin, 12 Januari 2026 | 02:13

RFCC Complex Perkuat Ketahanan Energi Nasional

Senin, 12 Januari 2026 | 01:37

Awalnya Pertemuan Eggi-Damai dengan Jokowi Diagendakan Rahasia

Senin, 12 Januari 2026 | 01:16

Selengkapnya