Berita

Sandiaga Uno telah siapkan Rumah Siap Kerja untuk tekan angka pengangguran/Istimewa

Nusantara

Pengangguran Dikhawatirkan Meningkat, Sandi: Rumah Siap Kerja Akan Terus Berjalan

RABU, 11 SEPTEMBER 2019 | 15:00 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Mantan Cawapres Sandiaga Salahuddin Uno coba meredam kekhawatiran para pelajar di luar negeri soal lapangan kerja di tanah air. Karena ada Rumah Siap Kerja yang bisa jadi sarana bagi para pencari kerja di Indonesia.

Hal ini terungkap saat dia melakukan percakapan melalui video teleconference dengan Persatuan Pelajar Indonesia (PPI) di Jepang. Seperti yang ia sampaikan di akun Twitter pribadinya, @sandiuno, Rabu (11/9).

Dalam percakapan tersebut, para mahasiswa Indonesia di Jepang menyampaikan kekhawatiran mengenai tersedianya lapangan pekerjaan di Indonesia ketika mereka lulus dan kembali ke tanah air.


Menurut Sandiaga Uno, kekhawatiran tersebut tidak hanya dirasakan oleh lulusan luar negeri saja, namun juga lulusan dalam negeri. Soal ini, ia sudah pikirkan sejak lama.

"Ada 61 persen dari total pengangguran di Indonesia berasal dari angkatan muda. Ini sangat disayangkan, padahal di usia ini seharusnya mereka bisa lebih profuktif," tulis Sandi.

Atas kekhawatiran tersebut, ketika berkampanye sebagai Cawapres kubu 02, Sandi mendirikan sebuah tempat bagi anak muda untuk mendapatkan pelatihan dan bimbingan yang ia namakan Rumah Siap Kerja.

"Gagasan ini akan terus saya jalankan. Sebagai sebuah sarana untuk membantu meningkatkan skill dan membuka peluang bagi anak-anak muda untuk mendapatkan lapangan kerja yang berkualitas dan sesuai minatnya," sambung Sandi.

Diketahui, Rumah Siap Kerja ini bekerja sama dengan berbagai Kementerian, lembaga negara, Pemerintah Daerah, hingga lembaga pendidikan untuk mengurangi dampak negatif pengangguran generasi muda.

Rumah Siap Kerja sendiri saat ini berlokasi di Jl. Wijaya I No. 26, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Dilengkapi dengan berbagai fasilitas pendukung, mulai dari co-working space hingga fasilitas olahraga.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Lagi Sakit, Jangan Biarkan Jokowi Terus-terusan Temui Fans

Senin, 12 Januari 2026 | 04:13

Eggi-Damai Dicurigai Bohong soal Bawa Misi TPUA saat Jumpa Jokowi

Senin, 12 Januari 2026 | 04:08

Membongkar Praktik Manipulasi Pegawai Pajak

Senin, 12 Januari 2026 | 03:38

Jokowi Bermanuver Pecah Belah Perjuangan Bongkar Kasus Ijazah

Senin, 12 Januari 2026 | 03:08

Kata Yaqut, Korupsi Adalah Musuh Bersama

Senin, 12 Januari 2026 | 03:04

Sindiran Telak Dokter Tifa Usai Eggi-Damai Datangi Jokowi

Senin, 12 Januari 2026 | 02:35

Jokowi Masih Meninggalkan Jejak Buruk setelah Lengser

Senin, 12 Januari 2026 | 02:15

PDIP Gelar Bimtek DPRD se-Indonesia di Ancol

Senin, 12 Januari 2026 | 02:13

RFCC Complex Perkuat Ketahanan Energi Nasional

Senin, 12 Januari 2026 | 01:37

Awalnya Pertemuan Eggi-Damai dengan Jokowi Diagendakan Rahasia

Senin, 12 Januari 2026 | 01:16

Selengkapnya