Berita

Petinggi dan karyawan Garuda asal Papua serukan perdamaian/Repro

Nusantara

Rangkul Papua, Garuda Indonesia: Perbedaan Adalah Kekuatan

RABU, 11 SEPTEMBER 2019 | 11:46 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Maskapai flag carrier, Garuda Indonesia, menegaskan bahwa perbedaan bukan sebuah kelemahan. Tapi justru bisa menjadi kekuatan.

Kesan istimewa ini terlihat dalam unggahan di akun Instagram resmi mereka, @garuda.indonesia, Rabu (11/9). Maskapai bintang lima ini merilis sebuah video singkat yang menunjukkan kehangatan dengan karyawan-karyawan asal Papua.

Dalam video berdurasi 1 menit 58 detik ini terlihat jajaran Board of Director sedang melakukan makan siang dengan karyawan asal Papua di Cengkareng, Selasa (10/9). Meliputi pilot, pramugari, hingga staf. Makanan khas Papua, Papeda, menjadi menu utama dalam makan siang bersama tersebut.


Setelah sesi makan siang, mereka melakukan sesi dialog. Acara tersebut dipimpin langsung Direktur Utama Garuda Indonesia, Ari Askhara. Perbincangan antara Dirut dan karyawan pun berlangsung hangat.

"Menjamin bahwa perbedaan itu pasti menjadi suatu kekuatan, bukan suatu kelemahan," kata Ari kepada karyawannya.

Dalam acara tersebut juga hadir dua pilot wanita pertama Garuda Indonesia asal Papua, Martha Itaar dan Vanda Astri. Martha mengapresiasi manajemen Garuda Indonesia atas dilangsungkannya acara tersebut.

"Pertama ingin mengucapkan terima kasih juga buat Bapak dan Captain dari Papua yang sudah memberikan inspirasi," ujar Martha.

Di akhir video, terlihat Ari diajak menggunakan pakaian adat Papua dan berkumpul bersama karyawan Papua seraya menyerukan: "Kami Papua, Kami Garuda Indonesia, Kami Cinta Indonesia."

Hingga saat ini, video tersebut sudah ditonton lebih dari 48 ribu pengguna Instagram dengan ratusan komentar.

Seperti akun @yosua.evan yang mengatakan, "Gini dong baru kelas, terima kasih Garuda". Sementara itu akun @sisi.asih berkomentar, "I love Papeda, but I love you even more Papua". Lalu akun @sinatrya16 menyebut, "Mantap. Sampai kapanpun Papua tetap NKRI merah putih".

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Lagi Sakit, Jangan Biarkan Jokowi Terus-terusan Temui Fans

Senin, 12 Januari 2026 | 04:13

Eggi-Damai Dicurigai Bohong soal Bawa Misi TPUA saat Jumpa Jokowi

Senin, 12 Januari 2026 | 04:08

Membongkar Praktik Manipulasi Pegawai Pajak

Senin, 12 Januari 2026 | 03:38

Jokowi Bermanuver Pecah Belah Perjuangan Bongkar Kasus Ijazah

Senin, 12 Januari 2026 | 03:08

Kata Yaqut, Korupsi Adalah Musuh Bersama

Senin, 12 Januari 2026 | 03:04

Sindiran Telak Dokter Tifa Usai Eggi-Damai Datangi Jokowi

Senin, 12 Januari 2026 | 02:35

Jokowi Masih Meninggalkan Jejak Buruk setelah Lengser

Senin, 12 Januari 2026 | 02:15

PDIP Gelar Bimtek DPRD se-Indonesia di Ancol

Senin, 12 Januari 2026 | 02:13

RFCC Complex Perkuat Ketahanan Energi Nasional

Senin, 12 Januari 2026 | 01:37

Awalnya Pertemuan Eggi-Damai dengan Jokowi Diagendakan Rahasia

Senin, 12 Januari 2026 | 01:16

Selengkapnya