Berita

Fukushima/Net

Dunia

Sekretaris Kabinet Jepang Bantah Akan Buang Air Radioaktif Ke Samudera Pasifik

RABU, 11 SEPTEMBER 2019 | 07:42 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Jepang akan membuang air radioaktif dari Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) Fukushima yang hancur ke Samudera Pasifik.

Hal itu akan dilakukan ketika Jepang kehabisan ruang untuk menyimpannya. Begitu kata Menteri Lingkungan Jepang Yoshiaki Harada (Selasa, 10/9).

Tokyo Electric, atau Tepco, diketahui telahmengumpulkan lebih dari 1 juta ton air yang terkontaminasi dari pipa pendingin yang digunakan untuk menjaga agar inti bahan bakar tidak meleleh sejak pembangkit listrik Fukushima itu lumpuh akibat gempa bumi dan tsunami pada tahun 2011.


"Satu-satunya pilihan adalah mengalirkannya ke laut dan mencairkannya," kata Harada.

"Seluruh pemerintah akan membahas ini, tetapi saya ingin menawarkan pendapat sederhana saya," tambahnya seperti dimuat Channel News Asia.

Harada tidak mengatakan berapa banyak air yang perlu dibuang ke laut.

Sementara itu, Tepco sendiri tidak dalam posisi untuk memutuskan apa yang harus dilakukan tetapi akan mengikuti kebijakan begitu pemerintah membuat keputusan.

Tepco sendiri akan kehabisan ruang untuk menyimpan air radioaktif pada tahun 2022 mendatang.

Sekretaris Kabinet Jepang Yoshihide Suga, dalam jumpa pers terpisah, menggambarkan komentar Harada sebagai pendapat pribadi. "Tidak benar bahwa kami telah memutuskan metode pembuangan," kata Suga.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Tak Pelihara Buzzer, Prabowo Layak Terus Didukung

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:14

Stasiun Cirebon Dipadati Penumpang Arus Balik Nataru

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:00

SBY Pertimbangkan Langkah Hukum, Mega Tak Suka Main Belakang

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:34

Pilkada Lewat DPRD Cermin Ketakutan terhadap Suara Rakyat

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:26

Jika Mau Kejaksaan Sangat Gampang Ciduk Silfester

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:01

Pilkada Lewat DPRD Sudah Pasti Ditolak

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:37

Resolusi 2026 Rismon Sianipar: Makzulkan Gibran Wapres Terburuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:13

Kata Golkar Soal Pertemuan Bahlil, Dasco, Zuhas dan Cak Imin

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:10

Penumpang TransJakarta Minta Pelaku Pelecehan Seksual Ditindak Tegas

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:38

Bulgaria Resmi Gunakan Euro, Tinggalkan Lev

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:21

Selengkapnya