Berita

Amien dan Luhut/Net

Politik

POLEMIK PEMINDAHAN IBUKOTA

Ketimbang Pojokkan Amien, Mending Luhut Hilangkan Stigma Menteri Semua Urusan

SELASA, 10 SEPTEMBER 2019 | 18:56 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Aktivis muda Muhammadiyah Amirullah Hidayat menyayangkan pernyataan Menko Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan yang terkesan memojokkan mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah Amien Rais.

Luhut meminta agar Ketua Dewan Kehormatan PAN itu tidak terlalu banyak berkomentar mengenai rencana pemindahan ibukota negara. Amien juga disarankan berkomentar terkait hal yang dipahaminya saja.

"Pernyataan Luhut itu adalah suatu pernyataan yang memalukan yang dikeluarkan oleh seorang tokoh pemerintahan, seharusnya Luhut yang jangan bicara sembarangan karena selaku Menko Kemaritiman seharusnya urus saja tugasnya," ujar Amir kepada redaksi, Selasa (10/9).


Apalagi selama menjadi Menko Kemaritiman, Luhut dinilai gagal dalam menjalankan tugas.

Luhut, lanjut Amir, selama ini memang terkenal sebagai menteri si mulut besar, mengomentari semua urusan. Lebih baik stigma itu yang dihilangkan.

"Jadi jangan seenaknya mengatakan Ayahanda Amien Rais tidak paham, padahal yang tidak paham itu adalah Luhut sendiri," ucapnya.

Menurut Amir, pemindahan ibukota negara dari Jakarta ke pulau Kalimantan adalah suatu tindakan yang sangat gegabah yang dilakukan oleh pemerintah Presiden Joko Widodo.

Pasalnya, rencana pemindahan itu tanpa mempertimbangkan aspek-aspek yang menjadi hal wajib dalam memindahkan suatu ibukota. Dimana saat ini, keuangan nasional mengalami difisit anggaran.

"APBN saja selalu minus. Dan untuk bayar bunga utang saja kita harus melakukan pinjaman terus. Saya menduga, pemidahan ibukota ini adalah untuk kepentingan bisnis para mafia," demikian Amir.

Luhut meminta Amien tidak terlalu banyak berkomentar mengenai rencana pemindahan ibukota. Amien sebaiknya berkomentar terkait hal yang dia pahami saja.

"Jangan komentar apa yang tidak tahu. Kalau tahu politik, yah politik saja, jangan komentar-komentar yang enggak paham lah. Atau kalau memang enggak mengerti yah enggak usah komentar," kata Luhut di Gedung DPR, Jakarta, Senin kemarin (9/9).

Mantan Ketua MPR Amien Rais sebelumnya menolak rencana pemindahan ibukota. Menurutnya, pemindahan itu lebih banyak mudaratnya daripada manfaatnya.

Amien juga tidak mengakui kajian yang dilakukan pemerintah terkait rencana pemindahan ibukota. Dia menilai kajian tersebut pesanan dari China.

"Sesungguhnya memindah Jakarta bukan karena menunggu studi Bappenas, tapi Studi Beijing. Itu jelas sekali," ungkapnya pada pekan lalu.

Populer

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Rusia dan China akan Dukung Iran dari Belakang Layar

Minggu, 01 Maret 2026 | 04:20

Kecelakaan Moge di Kulon Progo, Istri Bos Rokok HS Meninggal

Senin, 02 Maret 2026 | 18:54

KAI Wisata Hadirkan Kereta Panoramic Rute Jakarta–Yogyakarta dan Solo

Sabtu, 28 Februari 2026 | 15:37

PKB Kutuk Pembunuhan Ali Khamenei dan Desak PBB Jatuhkan Sanksi ke Israel-AS

Minggu, 01 Maret 2026 | 18:07

UPDATE

Purbaya Soal THR Swasta Kena Pajak: Protes ke Bos Jangan ke Pemerintah

Sabtu, 07 Maret 2026 | 17:35

Immoderma Clinic Hadirkan Remee Pro, Teknologi Baru Injector Skinbooster

Sabtu, 07 Maret 2026 | 17:28

Keterlibatan di BoP, Indonesia Jangan Terjebak Langgam Donald Trump

Sabtu, 07 Maret 2026 | 16:54

Ketika Risiko Bisnis Dipidanakan

Sabtu, 07 Maret 2026 | 16:19

Digelar di Palu, Muswil DPW PPP Sulteng Lancar dan Sesuai Konstitusi

Sabtu, 07 Maret 2026 | 15:35

Komisi I DPR: Pemerintah Harus Konsisten Jalankan Politik Luar Negeri Bebas Aktif

Sabtu, 07 Maret 2026 | 15:13

Maskapai Saudia Mulai Buka Penerbangan Tujuan Dubai

Sabtu, 07 Maret 2026 | 14:59

Perempuan Bangsa Soroti Keselamatan Anak dan Lansia Saat Mudik

Sabtu, 07 Maret 2026 | 14:44

Purbaya Sudah Cairkan THR Pensiunan Rp11,4 Triliun, ASN Pusat Baru Rp3 Triliun

Sabtu, 07 Maret 2026 | 14:26

Pendapatan PGAS Naik Jadi 3,98 Miliar Dolar AS di 2025

Sabtu, 07 Maret 2026 | 14:07

Selengkapnya