Berita

Tentara AS di Afghanistan/Net

Dunia

Kantor Kedutaannya Diserang Taliban, AS Tingkatkan Operasi di Afganistan

SELASA, 10 SEPTEMBER 2019 | 13:13 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump menyatakan bahwa pembicaraan dengan Taliban telah terhenti pada Senin (9/9). Sementara itu, militer AS kemungkinan akan meningkatkan operasi di Afganistan untuk melawan peningkatan serangan Taliban.

"Kami tentu tidak akan duduk diam dan membiarkan mereka melakukan apa pun untuk memenangi permainan yang mereka buat sendiri. Itu tidak akan terjadi," ujar Jenderal Angkatan Laut AS sekaligus Kepala Komando Pusat AS, Kenneth McKenzie, Senin (9/9) seperti yang dimuat oleh Reuters.

McKenzia mengatakan, militer AS kemungkinan besar akan mempercepat operasinya di Afganistan. Lebih lanjut, McKenzie menyatakan Taliban telah berlebihan, saat pihak AS membicarakan upaya damai secara rahasia di Camp David, di waktu bersamaan justru Taliban menyerang kantor Kedutaan AS.   


"Setiap peningkatan dalam tindakan militer AS akan sesuai dengan percepatan serangan Taliban," tambah McKenzie.

Sebelumnya, Trump mengumumkan bahwa ia membatalkan pembicaraan damai untuk mengakhiri perang 18 tahun tersebut dan menarik pasukan AS dari Afganistan secara perlahan. Langkah Trump tersebut dilakukan setelah Taliban mengklaim serangan yang terjadi di dekat kompleks Kedutaan Besar AS di Kabul yang mengakibatkan serang tentara AS dan 11 orang lainnya tewas.

"Kami ingin keluar. Tetapi kami akan keluar pada waktu yang tepat," ujar Trump.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Menhub Perketat Izin Berlayar di Labuan Bajo demi Keamanan Wisata Nataru

Kamis, 01 Januari 2026 | 08:15

Nasib Kenaikan Gaji PNS 2026 Ditentukan Hasil Evaluasi Ekonomi Kuartal I

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:58

Cahaya Solidaritas di Langit Sydney: Menyongsong 2026 dalam Dekapan Duka dan Harapan

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:40

Refleksi Pasar Ekuitas Eropa 2025: Tahun Kebangkitan Menuju Rekor

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:13

Bursa Taiwan Cetak Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah Berkat Lonjakan AI

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:02

3.846 Petugas Bersihkan Sampah Tahun Baru

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:58

Mustahil KPK Berani Sentuh Jokowi dan Keluarganya

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:22

Rakyat Sulit Maafkan Kebohongan Jokowi selama 10 Tahun

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:03

Pilkada Lewat DPRD Abaikan Nyawa Demokrasi

Kamis, 01 Januari 2026 | 05:45

Korupsi Era Jokowi Berlangsung Terang Benderang

Kamis, 01 Januari 2026 | 05:21

Selengkapnya