Berita

Presiden Jokowi terima perwakilan tokoh masyarakat Papua dan Papua Barat/Net

Politik

Kepala BIN Dampingi Presiden Jokowi Terima Perwakilan Tokoh Masyarakat Papua

SELASA, 10 SEPTEMBER 2019 | 12:38 WIB | LAPORAN: MEGA SIMARMATA

Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Budi Gunawan mendampingi Presiden Joko Widodo menerima puluhan orang perwakilan tokoh masyarakat Papua dan Papua Barat, di Istana Negara Jakarta, Selasa Siang (10/9).

Para tokoh Papua itu hadir ke Istana kompak mengenakan topi rumbai. Demikian juga dengan Kepala BIN dan para menteri yang hadir antara lain Menko Polhukam Wiranto, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, dan Staf Khusus Presiden untuk Papua Lenis Kogoya.

"Terima kasih perkenaan Bapak Presiden untuk menerima para delegasi tokoh dari Papua maupun Papua Barat hadir di hadapan Bapak Presiden sejumlah 61 tokoh," ujar Budi Gunawan saat membuka pertemuan.


"Para tokoh dapat menyampaikan aspirasi yang sangat dalam yang terkait dengan memajukan Papua dan Papua Barat dan meningkatkan kesejahteraan jadi lebih baik dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia," lanjut dia.

Jelas Budi Gunawan, semua tokoh yang hadir berkomitmen menjadi ujung tombak bangsa dan Negara Republik Indonesia demi kemajuan Papua.

Para tokoh yang hadir mewakili berbagai elemen masyarakat, yaitu tokoh adat, gereja, organisasi, akademisi, mahasiswa, wanita, dan pemuda.

Mereka sudah berada di Jakarta sejak 8 September 2019.

Dalam pertemuan itu, ada 10 poin aspirasi yang disampaikan tokoh-tokoh Papua kepada Presiden Jokowi di Istana Kepresidenan. Salah satu aspirasi yang disampaikan adalah meminta pembangunan Istana Kepresidenan di tanah Papua.

"Yang terakhir, yang kesepuluh, adalah membangun Istana Presiden RI di Papua, di Ibukota Provinsi Papua, di Kota Jayapura," kata ketua rombongan tokoh-tokoh Papua, Abisai Rollo, di Istana Kepresidenan.

Presiden Jokowi pun lantas memenuhi permintaan tokoh-tokoh soal pembangunan Istana Presiden di tanah Papua. Kepala Negara menyatakan Istana Presiden di Papua akan mulai dibangun tahun depan.

Populer

Negara Jangan Kalah dari Mafia, Copot Dirjen Bea Cukai

Selasa, 10 Februari 2026 | 20:36

Keppres Pengangkatan Adies Kadir Digugat ke PTUN

Rabu, 11 Februari 2026 | 19:58

Kekayaan Fadjar Donny Tjahjadi yang Kabarnya Jadi Tersangka Korupsi CPO-POME Cuma Rp 6 Miliar, Naik Sedikit dalam 5 Tahun

Selasa, 10 Februari 2026 | 18:12

Enak Jadi Mulyono Bisa Nyambi Komisaris di 12 Perusahaan

Kamis, 12 Februari 2026 | 02:33

Kasihan Jokowi Tergopoh-gopoh Datangi Polresta Solo

Kamis, 12 Februari 2026 | 00:45

Rakyat Menjerit, Pajak Kendaraan di Jateng Naik hingga 60 Persen

Kamis, 12 Februari 2026 | 05:21

Relawan Gigit Jari Gegara Jokowi Batal Wantimpres

Senin, 09 Februari 2026 | 02:01

UPDATE

Polri Butuh Reformasi Kultural dan Tetap di Bawah Presiden

Kamis, 19 Februari 2026 | 01:30

Jokowi Dianggap Stres Akibat Gejala Post-Power Syndrome

Kamis, 19 Februari 2026 | 01:03

BPKH Limited Perkuat Fondasi Kedaulatan Ekonomi Haji

Kamis, 19 Februari 2026 | 00:41

Inosentius Samsul Batal jadi Hakim MK Ternyata Ditugaskan ke Danantara

Kamis, 19 Februari 2026 | 00:21

Polda Metro Tangkap Dua Pria Pembawa Ratusan Pil Ekstasi dari Lampung

Kamis, 19 Februari 2026 | 00:03

Waketum PKB Tepis Klaim Jokowi soal Revisi UU KPK Inisiatif DPR

Rabu, 18 Februari 2026 | 23:40

BPKH Genjot Investasi Ekosistem Haji dan Siap jadi Pemain Global

Rabu, 18 Februari 2026 | 23:15

Santunan hingga Beasiswa Diberikan untuk Keluarga Prajurit yang Gugur

Rabu, 18 Februari 2026 | 22:47

Penabrak Rumah Anak Jusuf Kalla Seorang Perempuan

Rabu, 18 Februari 2026 | 22:40

Purbaya Curiga Isu Gratifikasi Pejabat Kemenkeu Diramaikan Pembenci

Rabu, 18 Februari 2026 | 22:28

Selengkapnya