Berita

Pengungsi Rohingya/Net

Dunia

Myanmar Hancurkan Desa Rohingya Demi Bangun Fasilitas Pemerintah

SELASA, 10 SEPTEMBER 2019 | 09:18 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Wilayah yang semula merupakan desa warga Muslim Rohingya di Rakhine, Myanmar kini telah dihancurkan dan diganti oleh barak polisi, gedung-gedung pemerintah dan kamp-kamp relokasi pengungsi.

BBC, dalam tur pemerintah menemukan setidaknya empat lokasi di mana fasilitas umum dan pemerintahan itu telah dibangun di atas wilayah yang dulunya merupakan pemukiman Rohingya.

Temuan itu diperkuat dengan analisis Lembaga Kebijakan Strategis Australia yang melakukan analisa pada citra satelit. Hasilnya, mereka menemukan bahwa diperkirakan, setidaknya 40 persen dari desa Rohingya yang dirusak oleh kekerasan tahun 2017 lalu telah sepenuhnya dihancurkan.


Namun, para pejabat Myanmar membatah bahwa bangunan-bangunan itu dibangun di lahan bekas desa Rohingya.

Untuk diketahui bahwa kekerasan di wilayah Rakhine meletus pada tahun 2017 lalu di mana lebih dari 700 ribu warga Rohingya melarikan diri dari Myanmar selama operasi militer.

Pemerintah Myanmar sendiri kerap menyangkal tuduhan yang menyebut bahwa pasukannya melakukan pembersihan etnis dan genosida terhadap warga Rohingya.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Atap Terminal 3 Ambruk, Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Dialihkan

Senin, 06 April 2026 | 16:10

UPDATE

35 Ribu Loker Kopdes Merah Putih dan Kampung Nelayan Dibuka, Status BUMN

Kamis, 16 April 2026 | 08:14

Wall Street Melejit: S&P 500 dan Nasdaq Cetak Rekor Baru

Kamis, 16 April 2026 | 08:12

Danantara Gandakan Investasi di Timur Tengah, Fokus pada Ketahanan Energi

Kamis, 16 April 2026 | 07:55

Emas Tergelincir di Tengah Redanya Ketegangan Timur Tengah

Kamis, 16 April 2026 | 07:35

Peringkat Utang Asia Tenggara di Ujung Tanduk, Indonesia Paling Rentan

Kamis, 16 April 2026 | 07:20

Bursa Eropa: Indeks STOXX 600 di Zona Merah, Sektor Luxury Brand Terpukul

Kamis, 16 April 2026 | 07:07

Balai K3 Harus Cegah Kecelakaan Kerja Semaksimal Mungkin

Kamis, 16 April 2026 | 06:53

BGN Gandeng Bobon Santoso Gelar Masak Besar MBG

Kamis, 16 April 2026 | 06:25

Kemelut Timur Tengah: Siapa Keras Kepala?

Kamis, 16 April 2026 | 05:59

Polisi Ciduk Tiga Remaja Terlibat Tawuran, Satu Positif Sabu

Kamis, 16 April 2026 | 05:45

Selengkapnya