Berita

Pengungsi Rohingya/Net

Dunia

Myanmar Hancurkan Desa Rohingya Demi Bangun Fasilitas Pemerintah

SELASA, 10 SEPTEMBER 2019 | 09:18 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Wilayah yang semula merupakan desa warga Muslim Rohingya di Rakhine, Myanmar kini telah dihancurkan dan diganti oleh barak polisi, gedung-gedung pemerintah dan kamp-kamp relokasi pengungsi.

BBC, dalam tur pemerintah menemukan setidaknya empat lokasi di mana fasilitas umum dan pemerintahan itu telah dibangun di atas wilayah yang dulunya merupakan pemukiman Rohingya.

Temuan itu diperkuat dengan analisis Lembaga Kebijakan Strategis Australia yang melakukan analisa pada citra satelit. Hasilnya, mereka menemukan bahwa diperkirakan, setidaknya 40 persen dari desa Rohingya yang dirusak oleh kekerasan tahun 2017 lalu telah sepenuhnya dihancurkan.


Namun, para pejabat Myanmar membatah bahwa bangunan-bangunan itu dibangun di lahan bekas desa Rohingya.

Untuk diketahui bahwa kekerasan di wilayah Rakhine meletus pada tahun 2017 lalu di mana lebih dari 700 ribu warga Rohingya melarikan diri dari Myanmar selama operasi militer.

Pemerintah Myanmar sendiri kerap menyangkal tuduhan yang menyebut bahwa pasukannya melakukan pembersihan etnis dan genosida terhadap warga Rohingya.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Menhub Perketat Izin Berlayar di Labuan Bajo demi Keamanan Wisata Nataru

Kamis, 01 Januari 2026 | 08:15

Nasib Kenaikan Gaji PNS 2026 Ditentukan Hasil Evaluasi Ekonomi Kuartal I

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:58

Cahaya Solidaritas di Langit Sydney: Menyongsong 2026 dalam Dekapan Duka dan Harapan

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:40

Refleksi Pasar Ekuitas Eropa 2025: Tahun Kebangkitan Menuju Rekor

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:13

Bursa Taiwan Cetak Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah Berkat Lonjakan AI

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:02

3.846 Petugas Bersihkan Sampah Tahun Baru

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:58

Mustahil KPK Berani Sentuh Jokowi dan Keluarganya

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:22

Rakyat Sulit Maafkan Kebohongan Jokowi selama 10 Tahun

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:03

Pilkada Lewat DPRD Abaikan Nyawa Demokrasi

Kamis, 01 Januari 2026 | 05:45

Korupsi Era Jokowi Berlangsung Terang Benderang

Kamis, 01 Januari 2026 | 05:21

Selengkapnya