Berita

Mohammed al-Emadi/Al Jazeera

Dunia

Banyak Kepentingan, Perjanjian Damai Di Gaza Mustahil Terjadi Dalam Waktu Dekat

SELASA, 10 SEPTEMBER 2019 | 07:57 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Saat ini tidak ada harapan untuk mencapai perdamaian antara faksi-faksi Palestina dengan Israel dalam waktu dekat ini, terutama untuk wilayah Gaza.

Begitu kata ketua Komite Rekonstruksi Gaza dari Qatar, yang dibentuk untuk membangun kembali rumah-rumah yang hancur akibat perang Gaza dan infrastruktur publik, Mohammed al-Emadi.

Emadi mengatakan, alasan di balik pesimisme yang dia lontarkan itu adalah karena banyaknya orang dan partai di kawasan itu yang secara finansial dan politik diuntungkan dari kondisi Gaza tanpa perdamaian.


"Situasi di Gaza seperti seorang lelaki yang berjalan di atas tali, berusaha menjaga keseimbangannya dan tidak jatuh ketika semua orang menusuknya, mencoba membuatnya kehilangan keseimbangan dan jatuh," kata Emadi.

"Gaza adalah tempat di mana Israel, Mesir, Otoritas Palestina, Hamas dan faksi-faksi Palestina lainnya mencoba untuk saling melemahkan dan bersaing untuk merebut kekuasaan," sambungnya, seperti dimuat Al Jazeera.

Dia menjelaskan, situasi di Gaza saat ini sangat berbelit-belit sehingga dalam waktu dekat, dia pesimis soal kemungkinan adanya perjanjian damai.

"Saya tidak berpikir akan ada perdamaian antara Hamas atau Fatah atau antara Israel dan Palestina," tambahnya.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Atap Terminal 3 Ambruk, Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Dialihkan

Senin, 06 April 2026 | 16:10

UPDATE

35 Ribu Loker Kopdes Merah Putih dan Kampung Nelayan Dibuka, Status BUMN

Kamis, 16 April 2026 | 08:14

Wall Street Melejit: S&P 500 dan Nasdaq Cetak Rekor Baru

Kamis, 16 April 2026 | 08:12

Danantara Gandakan Investasi di Timur Tengah, Fokus pada Ketahanan Energi

Kamis, 16 April 2026 | 07:55

Emas Tergelincir di Tengah Redanya Ketegangan Timur Tengah

Kamis, 16 April 2026 | 07:35

Peringkat Utang Asia Tenggara di Ujung Tanduk, Indonesia Paling Rentan

Kamis, 16 April 2026 | 07:20

Bursa Eropa: Indeks STOXX 600 di Zona Merah, Sektor Luxury Brand Terpukul

Kamis, 16 April 2026 | 07:07

Balai K3 Harus Cegah Kecelakaan Kerja Semaksimal Mungkin

Kamis, 16 April 2026 | 06:53

BGN Gandeng Bobon Santoso Gelar Masak Besar MBG

Kamis, 16 April 2026 | 06:25

Kemelut Timur Tengah: Siapa Keras Kepala?

Kamis, 16 April 2026 | 05:59

Polisi Ciduk Tiga Remaja Terlibat Tawuran, Satu Positif Sabu

Kamis, 16 April 2026 | 05:45

Selengkapnya