Berita

Demonstran Hong Kong/SCMP

Dunia

Pengunjuk Rasa: Presiden Trump, Tolong Bebaskan Hong Kong

MINGGU, 08 SEPTEMBER 2019 | 21:40 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Ratusan pengunjuk rasa Hong Kong melakukan aksi long march ke Konsulat Amerika Serikat sembari menyanyikan lagu kebangsaan AS dan menyerukan bantuan pada Presiden AS, Donald Trump untuk mendapatkan hak demokrasi yang lebih luas pada Minggu (8/9).

"Berjuanglah untuk kebebasan, berdirilah bersama Hong Kong. Tolak Beijing, bebaskan Hong Kong," teriak pengunjuk rasa seperti yang dilansir oleh Reuters.

Menghadapi pengunjuk rasa, polisi Hong Kong tak segan menembakkan gas air mata di distrik perbelanjaan Causeway Bay. Polisi juga berusaha memindahkan pengunjuk rasa yang berpencar ke Admiralty, distrik Wan Chai, dan Causeway Bay.


Sementara itu, para aktivis mengatur barikade dengan pagar logam, menghancurkan jendela, hingga merusak stasiun MTR yang membuat kondisi di jalanan semakin tidak kondusif. Tidak hanya itu, pengunjuk rasa juga membakar kotak kardus di jalanan, membuat grafiti di tembok-tembok bangunan dan melempari batu bata.

Diketahui, ribuan pengunjuk rasa sendiri berusaha untuk menuju North Point yang berada di bagian timur Causeway Bay sebagai titik kumpul aksi jalan bersama ke Konsulat AS.

Di North Point, ribuan pengunjuk rasa menyanyikan Star Spangled Banner dan meminta Presiden Trump untuk membebaskan Hong Kong. Mereka bahkan membawa bendara AS sembari mengibas-ngibaskannya.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Menhub Perketat Izin Berlayar di Labuan Bajo demi Keamanan Wisata Nataru

Kamis, 01 Januari 2026 | 08:15

Nasib Kenaikan Gaji PNS 2026 Ditentukan Hasil Evaluasi Ekonomi Kuartal I

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:58

Cahaya Solidaritas di Langit Sydney: Menyongsong 2026 dalam Dekapan Duka dan Harapan

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:40

Refleksi Pasar Ekuitas Eropa 2025: Tahun Kebangkitan Menuju Rekor

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:13

Bursa Taiwan Cetak Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah Berkat Lonjakan AI

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:02

3.846 Petugas Bersihkan Sampah Tahun Baru

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:58

Mustahil KPK Berani Sentuh Jokowi dan Keluarganya

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:22

Rakyat Sulit Maafkan Kebohongan Jokowi selama 10 Tahun

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:03

Pilkada Lewat DPRD Abaikan Nyawa Demokrasi

Kamis, 01 Januari 2026 | 05:45

Korupsi Era Jokowi Berlangsung Terang Benderang

Kamis, 01 Januari 2026 | 05:21

Selengkapnya