Berita

Situasi usai aksi bom mobil bunuh diri di Kabul, Afganistan/Net

Dunia

Ledakan Bom Tewaskan 12 Orang, Presiden Afganistan: Tak Ada Damai Dengan Kelompok Pembunuh

JUMAT, 06 SEPTEMBER 2019 | 11:38 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Sedikitnya 12 orang tewas dan 42 orang lainnya luka-luka dalam ledakan bom mobil bunuh diri di Kabul, Afganistan pada Kamis kemarin (5/9). Ledakan yang diklaim dilakukan oleh Taliban ini menargetkan Shash Darak, wilayah dekat Zona Hijau.

Presiden Afganistan, Ashraf Ghani pun berang. Dia pun menyebut tak akan ada perdamaian dengan pihak-pihak yang masih melakukan teror.

"Damai dengan kelompok yang masih membunuh orang tak berdosa tidak ada artinya," ujar Presiden Afganistan, Ashraf Ghani seperti yang dilansir oleh Al Jazeera.


Pernyataan Ghani menyusul klaim Taliban yang bertanggung jawab atas serangan bom yang dilakukan di dekat kompleks perkantoran dan perumahan penting. Seperti kantor Direktorat Keamanan Nasional, Dinas Intelijen Afganistan, dan Kedutaan Besar Amerika Serikat di Afganistan.

Akibat serangan ini, 10 orang warga sipil Afganistan, seorang tentara Rumania, dan seorang staf AS tewas.
Kegeraman Presiden Ashraf pun bakal semakin besar. Karena berselang beberapa jam setelah serangan pertama, Taliban kembali meledakkan sebuah bom mobil di luar pangkalan militer Afganistan. Ledakan ini menewaskan 4 orang warga sipil.

Serangan ini cukup mengejutkan, karena seperti yang dinyatakan oleh Jurubicara Kementerian Dalam Negeri Afganistan Nasrat Rahimi, sebelumnya Taliban telah melakukan pembicaraan damai dengan AS di Doha, Qatar. Sebagai lanjutan dari niat Presiden AS Donald Trump untuk menarik 5 basis militer AS di Afganistan.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Menhub Perketat Izin Berlayar di Labuan Bajo demi Keamanan Wisata Nataru

Kamis, 01 Januari 2026 | 08:15

Nasib Kenaikan Gaji PNS 2026 Ditentukan Hasil Evaluasi Ekonomi Kuartal I

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:58

Cahaya Solidaritas di Langit Sydney: Menyongsong 2026 dalam Dekapan Duka dan Harapan

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:40

Refleksi Pasar Ekuitas Eropa 2025: Tahun Kebangkitan Menuju Rekor

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:13

Bursa Taiwan Cetak Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah Berkat Lonjakan AI

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:02

3.846 Petugas Bersihkan Sampah Tahun Baru

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:58

Mustahil KPK Berani Sentuh Jokowi dan Keluarganya

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:22

Rakyat Sulit Maafkan Kebohongan Jokowi selama 10 Tahun

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:03

Pilkada Lewat DPRD Abaikan Nyawa Demokrasi

Kamis, 01 Januari 2026 | 05:45

Korupsi Era Jokowi Berlangsung Terang Benderang

Kamis, 01 Januari 2026 | 05:21

Selengkapnya