Berita

Facebook/Net

Dunia

Facebook Konfirmasi Ada Kebocoran Ratusan Juta Nomor Telepon Pengguna

KAMIS, 05 SEPTEMBER 2019 | 11:13 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Raksasa sosial media Facebook kembali menyita perhatian publik. Kali ini, ratusan juta nomor telepon pengguna Facebook terungkap dalam database online terbuka. Hal itu dikonfirmasi pihak Facebook pada Rabu (4/9).

Sebelumnya, ada laporan situs web teknologi TechCrunch yang menyebutkan bahwa lebih dari 419 juta ID Facebook dan nomor telepon disimpan di server online yang tidak dilindungi kata sandi.

Dataset itu mencakup sekitar 133 juta catatan untuk pengguna di Amerika Serikat, 18 juta catatan untuk pengguna di Inggris dan 50 juta catatan untuk pengguna di Vietnam.


Pihak Facebook kemudian mengkonfirmasi laporan itu dan mengatakan bahwa pihaknya saat ini sedang menyelidiki kapan dan oleh siapa basis data itu disusun.

Seorang juru bicara Facebook mengklaim bahwa jumlah sebenarnya pengguna yang informasinya terbuka sekitar 210 juta. Angka 419 juta dalam laporan TechCrunch muncul karena berisi data duplikat.

Data tersebut kemungkinan dikumpulkan dengan menggunakan alat yang dinonaktifkan oleh Facebook pada bulan April 2018 setelah kontroversi Cambridge Analytica.

Kemudian, Facebook juga mengizinkan siapa saja untuk mencari pengguna dengan nomor telepon mereka.

Namun Facebook menekankan bahwa data yang terbuka adalah data lama dan akan dihapus sebelum perubahan kebijakan April 2018.

"Dataset ini sudah tua dan tampaknya memiliki informasi yang diperoleh sebelum kami melakukan perubahan tahun lalu untuk menghapus kemampuan orang menemukan orang lain menggunakan nomor telepon mereka," kata seorang juru bicara Facebook dalam sebuah pernyataan.

"Dataset telah dihapus dan kami belum melihat bukti bahwa akun Facebook dikompromikan," sambungnya, seperti dimuat The Guardian.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Kemendag: Wajib Halal Bukan Pelarangan Impor

Sabtu, 26 September 2026 | 06:30

Baznas dan Komite Bantuan Kepresidenan Palestina Perkuat Kerja Sama Kemanusiaan

Sabtu, 26 September 2026 | 06:12

Instruksi Prabowo soal Kuliah Gratis PTN Harus Diprioritaskan

Sabtu, 26 September 2026 | 06:00

Serba ‘Tidak’ di Sidang Gibran

Sabtu, 26 September 2026 | 05:41

Cuma Tambah Dua Perunggu, Peringkat Indonesia Merosot

Sabtu, 26 September 2026 | 05:17

Jalur Sepeda Jangan cuma Jadi Pajangan

Sabtu, 26 September 2026 | 05:00

Benarkah Pengganti Gibran Sudah Ada?

Sabtu, 26 September 2026 | 04:29

Korlantas Polri Luncurkan Empat Inovasi Digital

Sabtu, 26 September 2026 | 04:18

Jangan Istimewakan Oknum DPRD Diduga Bakar Lahan

Sabtu, 26 September 2026 | 04:00

Kepala BNPB Minta Maaf soal Karhutla: Klarifikasi Istilah 'Normal'

Sabtu, 26 September 2026 | 03:46

Selengkapnya