Berita

Apel Kebangsaan dan Deklarasi Damai/Net

Nusantara

Perantau Sulsel Di Tanah Rantau Papua Diminta Jadi Juru Damai

SENIN, 02 SEPTEMBER 2019 | 18:44 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Masyarakat Kota Kota Makasar diajak menjunjung tinggi persatuan dan kesatuan bangsa. Suasana kondusif dan stabilitas kamtibmas harus terus dijaga.

Hal tersebut disampaikan Penjabat Wali Kota Makasar, Muh. Iqbal Samad Suhaeb saat memimipin Apel Kebangsaan dan Deklarasi Damai di depan Monumen Mandala, Jalan Jenderal Sudirman, Panakukang, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Senin (2/9).

Iqbal juga mendukung aparat penegak hukum menindak pelaku provokasi, yang dapat mengacaukan antar anak bangsa. Dia tidak ingin Indonesia khususnya Kota Makasar dan juga Papua dibuat hancur oleh segelintir orang.


"Mendukung sepenuhnya upaya aparat penegak hukum untuk menindak tegas dan mengamankan oknum-oknum yang berusaha untuk terus melakukan provokasi antara elemen-elemen anak bangsa yang dapat menciptakan konflik horizontal," ucapnya.

Iqbal mengimbau kepada umat dan elemen bangsa untuk tidak mudah terpengaruh upaya provokatif dan senantiasa bersikap arif dalam menerima dan menyebarkan informasi kepada siapapun juga, terhindar dari upaya pembenturan antara elemen anak bangsa serta warga Sulsel di tanah rantau Papua berperan aktif menjadi juru damai dan membangun Papua.

Tidak sampai di situ, Iqbal juga mendukung pemerintah pusat agar segera mengkonsolidasikan dan memberikan pernyataan tegas, agar tokoh-tokoh yang ada di Papua Barat dan Papua, serta seluruh elemen anak bangsa agar kondisi di tanah Papua segera pulih dan normal kembali, serta senantiasa untuk kembali menciptakan suasana persaudaraan yang harmonis di kalangan anak bangsa.

"Mendorong pemerintah dan aparat hukum untuk segera bertindak profesional dan proporsional terhadap oknum-oknum provokator dengan adil dan konsisten sesuai perundang-undangan hukum yang berlaku, terkhusus kepada oknum-oknum yang secara lantang menolak eksistensi dan kedaulatan NKRI serta menolak tegas referendum yang disuarakan kelompok-kelompok tertentu," katanya.

Apel Kebangsaan dan Deklarasi Damai menangkat tema "Dari Makasar Untuk Indonesia Damai". Acara ini ini dihadiri sekitar 1.500 orang dari berbagai ormas dan OKP.

Populer

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

Eggi Sudjana Kerjain Balik Jokowi

Selasa, 20 Januari 2026 | 15:27

Jokowi Sulit Mengelak dari Tuduhan Ijazah Palsu

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:15

UPDATE

Penggorengan Saham yang Mau Diberantas Purbaya Dipertanyakan

Kamis, 22 Januari 2026 | 23:53

Prabowo Izinkan Danantara Rekrut WNA untuk Pimpin BUMN

Kamis, 22 Januari 2026 | 23:38

Purbaya Klaim Bisa Pantau Rekening Semua Pejabat Kemenkeu

Kamis, 22 Januari 2026 | 23:34

Di WEF Davos, Prabowo Sebut RI Tak Pernah Sekalipun Gagal Bayar Utang

Kamis, 22 Januari 2026 | 23:14

Polda Metro Turunkan Puluhan Ribu Personel Siaga Banjir

Kamis, 22 Januari 2026 | 23:13

KPK Obok-Obok Rumah dan Kantor Bupati Sudewo

Kamis, 22 Januari 2026 | 22:29

Kemlu RI Tegaskan Tak Ada Kewajiban Bayar Rp16,9 Triliun setelah Gabung Dewan Perdamaian

Kamis, 22 Januari 2026 | 22:28

Prabowo Resmi Teken Piagam Dewan Perdamaian di Davos

Kamis, 22 Januari 2026 | 22:07

Wisuda ke-II UNOSO Dihadiri Mahfud MD hingga Rocky Gerung

Kamis, 22 Januari 2026 | 21:55

KPK: Pengabaian Pengawasan Kredit Bisa Berujung Pidana

Kamis, 22 Januari 2026 | 21:36

Selengkapnya