Berita

Hendardi/Net

Politik

Sore Nanti 10 Nama Capim KPK Diserahkan Ke Jokowi

SENIN, 02 SEPTEMBER 2019 | 08:01 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Dari 20 orang Calon Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (Capim KPK) yang tersisa, 10 nama akan diserahkan oleh Panitia Seleksi (Pansel) kepada Presiden. Selanjutnya Presiden memberikan rekomendasi untuk kemudian diserahkan ke DPR.

"Siang jam 15.00 WIB rencananya diterima Presiden (jika tidak berubah). Sepuluh nama kami serahkan kepada Presiden," ujar Anggota Pansel, Hendardi kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (2/9).

Hendardi mengatakan, pihaknya menyerahkan sepenuhnya kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait 10 nama yang rencananya akan diserahkan tersebut.


"Presiden yang punya kewenangan untuk mengumumkan," kata Hendardi.

Sebelumnya, Ketua Pansel Yenti Garnasih mengatakan, pihaknya telah melaksanakan seleksi tahap akhir yakni tes kesehatan dan Uji Publik untuk 20 orang Capim KPK yang tersisa. Selanjutnya, Pansel memilih 10 nama dan akan diserahkan ke Presiden kemudian dilakukan fit and propertest di Komisi III DPR RI.

"Alhamdulillah inilah tahapan terakhir seleksi Capim kita laksanakan, terutama yang terakhir ini adalah sesi wawancara dan uji publik yang telah kita mulai sejak tanggal 27 28 dan 29 Agustus kemarin," kata Yenti.

Yenti mengklaim, Pansel sudah menjalankan semua tahapan proses seleksi Capim KPK dan semua tahapan seleksi berjalan dengan lancar. Karenanya, ia bersyukur atas kinerja Pansel dalam menjaring 20 Capim KPK.

"Sejauh ini semua sudah berjalan lancar," kata Yenti.

Berikut 20 nama Capim KPK yang tersisa itu:

Terdapat 17 orang laki-laki dan 3 orang perempuan yang berasal dari latar belakang profesi. Diantaranya;

1 . Alexander Marwata (Komisioner KPK)

2. Antam Novambar (Anggota Polri)

3. Bambang Sri Herwanto (Anggota Polri)

4.  Cahyo RE Wibowo (Karyawan BUMN)

5.  Firli Bahuri (Anggota Polri)

6. I Nyoman Wara (Auditor BPK)

7. Jimmy Muhamad Rifai Gani (Penasihat Menteri Desa)

8. Johanis Tanak (Jaksa)

9. Lili Pintauli Siregar (Advokat)

10. Luthfi Jayadi Kurniawan (Dosen)

11. Jasman Pandjaitan (Pensiunan Jaksa)

12. Nawawi Pomolango (Hakim)

13. Neneng Euis Fatimah (Dosen)

14.. Nurul Ghufron (Dosen)

15. Roby Arya (PNS Seskab)

16. Sigit Danang Joyo (PNS Kemenkeu)

17. Sri Handayani (Anggota Polri)

18. Sugeng Purnomo (Jaksa)

19. Sujarnako (Pegawai KPK)

20. Supardi (Jaksa)

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

UPDATE

Serap Aspirasi Warga Pandeglang, Arif Rahman Kawal Sektor Pertanian dan Perikanan

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 10:14

Hormati Putusan MK, Komisi X DPR Minta Pendidikan dan MBG Tetap Jalan Beriringan

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 09:57

Harga Minyak Dunia Catat Kenaikan Bulanan Terbesar Sejak Maret

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 09:51

Emas Antam Anjlok Rp20 Ribu, Satu Gram Jadi Rp2,6 Juta

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 09:41

Kesiapan Fasilitas Zikir Kebangsaan Monas: Dari Ambulans Hingga Ratusan Ribu Konsumsi

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 09:34

K-SIGN Rote Ndao Dipacu Jadi Pilar Swasembada Garam Nasional

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 09:15

Harga Logam Mulia Terkoreksi Meski Mampu Akhiri Tren Penurunan

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 09:02

Dul Mungkin Tak akan Naik Bus Malam Lagi Setelah Ketahuan Bawa Sabu

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 08:45

Arab Saudi Sambut Kesepakatan Pelucutan Senjata di Gaza, Israel Harus Mundur

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 08:34

Ramai Mal Pasang Pagar Tinggi di Tengah Situasi Kamtibmas Kondusif

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 08:23

Selengkapnya