Berita

Fahri Hamzah ingatkan Jokowi untuk serius tangani masalah di Papua/Net

Politik

Andai Diberi "Kekuatan Super", Fahri Hamzah: Saya Akan Berhentikan Jokowi Jadi Pimpinan Proyek

MINGGU, 01 SEPTEMBER 2019 | 00:09 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Fahri Hamzah dikenal vokal dan kritis terhadap pemerintah. Kali ini, kritik keras kembali dilakukan Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah kepada Presiden Joko Widodo soal lambannya penanganan konflik di Papua.

Fahri menilai, Presiden terlalu fokus dengan masalah pemindahan ibukota. Sehingga seolah-olah menutup mata dengan apa yang terjadi di Papua.

Melalui akun Twitter pribadinya, Sabtu (31/8), Fahri membayangkan kalau dirinya mempunyai suatu kekuatan maka akan digunakannya untuk memerintah Jokowi.


"Kalau saya punya satu saja kekuatan dan bisa dipakai untuk mengubah kebiasaan presiden Jokowi, maka saya akan minta beliau berhenti menjadi pimpinan proyek," ujar Fahri.

Hal itu diungkapkan Fahri karena dia berharap Jokowi segera sadar terhadap tugasnya sebagai Presiden Republik Indonesia untuk menjaga persatuan dan kesatuan.

"Kembalilah menjadi presiden sebagai kepala negara dan kepala pemerintahan. Pimpinlah bangsa ini Pak, itu saja!" tegas Fahri.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

September 2026, Industri Kayu Tertekan Karhutla

Rabu, 30 September 2026 | 20:27

Komisaris Asuransi Tokio Marine Indonesia Dicecar KPK Soal Pencairan Komisi Fiktif Asuransi Pelni

Rabu, 30 September 2026 | 20:26

Prabowo Minta Efisiensi APBN Tetap Terukur demi Kesejahteraan Rakyat

Rabu, 30 September 2026 | 20:26

Insentif Pajak Gaji Karyawan di Bawah Rp10 Juta Berlanjut Hingga 2027

Rabu, 30 September 2026 | 19:51

Bulu Tangkis Sumbang 6 Medali Asian Games, BNI Apresiasi Pembinaan PBSI

Rabu, 30 September 2026 | 19:36

Pancasila, Persatuan, dan Ujian Geopolitik

Rabu, 30 September 2026 | 19:23

33,2 Juta Keluarga Akan Terima Bantuan Beras 10 Kg selama Oktober-Desember

Rabu, 30 September 2026 | 19:12

Pemerintah Siapkan Stimulus Ekonomi Rp31 Triliun di Kuartal IV 2026

Rabu, 30 September 2026 | 19:01

Dakwah Ekonomi Syarikat Islam Sejalan dengan Visi Prabowo

Rabu, 30 September 2026 | 18:34

Pengelolaan Gambut di Riau Jadi Rujukan Badan Baru Bentukan Prabowo

Rabu, 30 September 2026 | 18:28

Selengkapnya