Berita

Kerusuhan di Papua/Ist

Pertahanan

Data Polda Papua: 12 Gedung Pemerintah Ludes Dibakar Perusuh

SABTU, 31 AGUSTUS 2019 | 20:46 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Massa yang melakukan demonstrasi di wilayah Jayapura merusak sedikitnya 12 gedung fasilitas pemerintah daerah dan satu terminal, Jumat (30/8) sekira pukul 02.30 WIT.

Kabid Humas Polda Papua, AKBP AM Kamal menjelaskan, semula massa tela membubarkan diri. Namun sekitar 3.000 orang datang kembali dan mulai memprovokasi hingga membakar sejumlah gedung.

“Pada hari Jumat tanggal 30 Agustus 2019 sekitar pukul 02.30 WIT, massa membakar Kantor KPU Provinsi Papua dan menjarah barang-barang berupa laptop,” ungkap AM Kamal lewat pesan singkat yang diterima Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu (31/8).


Kamal merinci, fasilitas pemerintah yang dirusak dan dibakar massa antara lain, kantor Grapari Telkomsel Jayapura, kantor Telkomsel Abepura, Kantor Pos Jayapura dilempari batu oleh massa, Gedung Majelis Rakyat Papua dilempari batu dan dibakar massa.

Kemudian kantor costume (bea cukai) dilempari batu dan dibakar massa, kantor Kominfo Provinsi Papua dilempari batu, Lapas Abe di lempari batu yang mengakibatkan 12 napi melarikan diri.

Selanjutnya kantor Ditlantas Polda Papua dilempari batu oleh massa, Kaca mobil Wakapolda Papua dilempar batu, mobil Provost Polres Jayapura dibakar massa, dua kendaraan barang bukti Polsek Jayapura Selatan dibakar dan terakhir Kantor KPU Provinsi Papua juga ludes terbakar.

Adapun fasilitas umum yang menjadi korban yakni satu terminal lama Mesran Jayapura.

Ruko milik warga juga tak luput dari amukan demonstran, antara lain bengkel kayu Somel dibakar massa, ruko seputaran Hamadi dirusak oleh massa, ruko di depan Pelabuhan dirusak oleh massa, ruko di depan pelabuhan dirusak oleh massa, roko di sekitaran Pom bensin Entrop dirusak oleh massa.

Kemudian terjadi perusakan mobil di sepanjang jalan dari Waena hingga Jayapura, dua unit mobil yang terparkir di depan Toko Gramedia dibakar massa, rumah makan Makasar di bakar massa, toko Evan Jaya di jarah dan dibakar oleh massa.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

JK Bukan Pelaku Penista Agama

Rabu, 22 April 2026 | 04:11

Gaya Koruptor Sorong Beda dengan Indonesia Barat

Rabu, 22 April 2026 | 03:37

GoSend Rilis Fitur Kode Terima Paket

Rabu, 22 April 2026 | 03:13

Disita Aset Rp2 Miliar dari Safe Deposit Box Pejabat Bea Cukai

Rabu, 22 April 2026 | 03:00

Rano Tekankan Integritas CPNS Menuju Jakarta Kota Global

Rabu, 22 April 2026 | 02:24

Pegawai BUMN Dituntut Tangkal Narasi Negatif terhadap Pemerintah

Rabu, 22 April 2026 | 02:09

Ibrahim Arief Merasa Jadi Kambing Hitam Kasus Chromebook

Rabu, 22 April 2026 | 02:00

Keluarga Nadiem Adukan Dugaan Kejanggalan Kasus Chromebook ke DPR

Rabu, 22 April 2026 | 01:22

Fahira Idris: Perempuan Jadi Tumpuan Indonesia Maju 2045

Rabu, 22 April 2026 | 01:07

Dony Oskaria: Swasembada Pangan Nyata Bukan Hoaks

Rabu, 22 April 2026 | 01:03

Selengkapnya