Berita

Rohan Hafas/RMOL

Bisnis

Heboh Duit Rp 800 Triliun Pengusaha Swedia, Bank Mandiri: Ceritanya Tidak Masuk Akal

JUMAT, 30 AGUSTUS 2019 | 16:38 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Tudingan pengusaha Swedia Michael Olsson yang mengaku telah berkoordinasi dengan pihak Bank Mandiri dan Menko Perekonomian Darmin Nasution untuk mentransfer uang senilai 500 miliar Euro sebagai hal yang tidak masuk akal.

Corporate Secretary PT Bank Mandiri, Rohan Hafas mengatakan, setiap pengiriman dana sebesar Rp 100 juta harus melibatkan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

"Dengan jumlah tertentu beberapa ratus juta saja sudah harus lapor PPATK, itu wajib OJK peraturan gak akan lolos," ucap Rohan Hafas di Plaza Mandiri, Jakarta, Jumat (30/8).


Bahkan, setiap transfer uang dengan nilai tertentu juga melalui Bank Indonesia, baik transfer di dalam negeri maupun transfer dari luar negeri.

"Dan pengelola transfer, mentransfer adalah Bank Indonesia, keliling transfer dalam negeri keliling semua melalui Bank Indonesia. Jadi perputaran uang ini silakan dikonfirmasi," katanya.

Dengan demikian, tudingan Olsson yang mengaku sudah berkoordinasi dengan Bank Mandiri maupun dengan Menko Perekonomian Darmin Nasution merupakan hal yang tidak masuk akal.

"Jadi sangat tidak masuk akal, saya tegaskan sangat tidak masuk akal bahwa dia sudah ngomong itu. Silahkan nanti kepolisian yang akan memeriksa apakah benar sudah ngomong sama pihak lain (Menteri Darmin)," tegasnya.

Diberitakan sebelumnya, Michael Olsson mengaku pernah berkomunikasi dengan Menko Perekonomian Darmin Nasution sebelum uangnya hilang di Bank Mandiri (Tbk).

Pernyataan itu disampaikan kepada wartawan di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis, (29/8).

"Kita sudah koordinasi sama Menko Ekonomi Darmin Nasution, kita juga koordinasi sama Bank Mandiri. Dia (Darmin) bilang di Indonesia punya banking, gampang, uang kirim saja. So saya kirim (dari Barclays Bank London)," kata Michael.

Namun demikian, Michael menyayangkan sikap dari Menko Darmin setelah uang Rp 800 triliun itu ditransfer ke rekening Bank Mandiri miliknya itu. Bahkan, Michle mengaku pernah melakukan presentasi di depan Menteri Darmin soal rencana penggunaan uang tersebut yang akan digunakan untuk investasi Bank Syariah dan asuransi.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Keempat Kalinya Indonesia Jadi Tuan Rumah PENSA 2026

Minggu, 25 Oktober 2026 | 00:25

OMC Bantu Sejukkan Jakarta

Minggu, 25 Oktober 2026 | 00:02

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

TVRI dan PIM Jajaki Kolaborasi Angkat Kiprah Perempuan Indonesia

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:23

KNMP Kota Sorong Buka Peluang Pasar bagi Nelayan Lokal

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:00

Modal Asing Kabur Imbas Sentimen MSCI, BI Jamin Likuiditas Rupiah Memadai

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:44

Kapal Asal Malaysia Bawa 1,16 Ton Ketamin, Dasco Tegaskan Jaga Generasi Muda

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:16

BSI Himpun Dana Tabungan Haji Rp18 Triliun, Nasabah Gen Z Naik 30 Persen

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:15

Wilayah Berdekatan, Mengapa Jakarta Lebih Panas Saat Bogor Masih Diguyur Hujan?

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:03

KemenHAM Tampilkan Peta Pemenuhan Hak Dasar Hingga Tingkat Desa Berbasis Digital

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 18:35

Selengkapnya