Berita

Foto:Net

Nusantara

Khawatir Tsunami, Warga Tolak Pengerukan Pasir Di Dekat Anak Gunung Krakatau

KAMIS, 29 AGUSTUS 2019 | 16:29 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Masyarakat Pulau Sebesi di Lampung Selatan, Provinsi Lampung menolak keras rencana pengerukan pasir laut di sekitar ke Pulau Sebesi yang tidak jauh dari gunung Anak Gunung Krakatau (GAK).

"Biarkan alam lestari wahai para pembesar yang sedang duduk di singasana, jangan asal cuma memikirkan isi perut para cukong tanpa memikirkan dampaknya terhadap kami," kata warga Pulau Sebesi, Umar Krakatau dilansir dari RMOL Lampung, Kamis (29/8).

Usai pertemuan dengan pihak penambang dari Pulau Sebesi, Umar mengatakan aparat desa, tokoh, dan semua lapisan masyarakat pulau menolak penambangan pasir laut.


Mereka khawatir akibat penyedotan pasir besar-besaran merusak terumbu karang, palung laut, hingga rontoknya kembali GAK yang dapat memicu tsunami akibat tergerusnya pasir laut kawasan GAK.

"Kami semua warga menolak keras penambangan pasir laut yang hanya berjarak enam mil dari tempat kami," ujar Umar.

Jelas dia, kapal tongkang yang akan mengeruk pasir laut sudah lama sandar dekat Pulau Sebesi. Jaraknya tidak jauh dari bibir pantai pulau yang dekat dengan Anak Gunung Krakatau.

Umar dan warga mengaku sangat cemas akan terjadinya kerusakan alam.

"Kami baru saja merasakan dampak erupsi Anak Gunung Krakatau lantaran tangan-tangan jahil yang ingin mengisi perut para cukong," tutupnya.

Populer

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Rusia dan China akan Dukung Iran dari Belakang Layar

Minggu, 01 Maret 2026 | 04:20

Kecelakaan Moge di Kulon Progo, Istri Bos Rokok HS Meninggal

Senin, 02 Maret 2026 | 18:54

KAI Wisata Hadirkan Kereta Panoramic Rute Jakarta–Yogyakarta dan Solo

Sabtu, 28 Februari 2026 | 15:37

PKB Kutuk Pembunuhan Ali Khamenei dan Desak PBB Jatuhkan Sanksi ke Israel-AS

Minggu, 01 Maret 2026 | 18:07

UPDATE

Purbaya Soal THR Swasta Kena Pajak: Protes ke Bos Jangan ke Pemerintah

Sabtu, 07 Maret 2026 | 17:35

Immoderma Clinic Hadirkan Remee Pro, Teknologi Baru Injector Skinbooster

Sabtu, 07 Maret 2026 | 17:28

Keterlibatan di BoP, Indonesia Jangan Terjebak Langgam Donald Trump

Sabtu, 07 Maret 2026 | 16:54

Ketika Risiko Bisnis Dipidanakan

Sabtu, 07 Maret 2026 | 16:19

Digelar di Palu, Muswil DPW PPP Sulteng Lancar dan Sesuai Konstitusi

Sabtu, 07 Maret 2026 | 15:35

Komisi I DPR: Pemerintah Harus Konsisten Jalankan Politik Luar Negeri Bebas Aktif

Sabtu, 07 Maret 2026 | 15:13

Maskapai Saudia Mulai Buka Penerbangan Tujuan Dubai

Sabtu, 07 Maret 2026 | 14:59

Perempuan Bangsa Soroti Keselamatan Anak dan Lansia Saat Mudik

Sabtu, 07 Maret 2026 | 14:44

Purbaya Sudah Cairkan THR Pensiunan Rp11,4 Triliun, ASN Pusat Baru Rp3 Triliun

Sabtu, 07 Maret 2026 | 14:26

Pendapatan PGAS Naik Jadi 3,98 Miliar Dolar AS di 2025

Sabtu, 07 Maret 2026 | 14:07

Selengkapnya