Berita

Nusantara

Proses Belajar Mengajar Jadi Ringan Dan Menyenangkan Dengan GSM

KAMIS, 29 AGUSTUS 2019 | 13:30 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Pasangan aktivis pendidikan Muhammad Nur Rizal dan T Novi Poespita Candra memperkenalkan inisiatif Gerakan Sekolah Menyenangkan (GSM) di Kota Tangerang Selatan, Banten, Rabu (28/8).

Gerakan yang membuat belajar menjadi aktivitas menyenangkan baik bagi murid maupun guru ini terlaksana di Tangsel atas inisiasi Sinar Mas Land melalui Rumah Pintar BSD City.

Managing Director Sinar Mas, Saleh Husin mengatakan workshop GSM dapat menghapus labelisasi bahwasanya bersekolah adalah aktivitas yang membebani, tidak membahagiakan, dan hanya dipenuhi hapalan yang membosankan para peserta didik.


"Sekaligus meniadakan anggapan di kalangan pendidik jika mengajar anak-anak saat ini semakin sukar," ujar Saleh usai membuka workshop GSM di BSD City, Tangsel, seperti dalam keterangnnya, Kamis (29/8).

GSM berupaya membangun ruang bagi setiap potensi peserta didik yang berbeda dan unik guna bertumbuh sesuai aspek ketrampilan dasar yang dibutuhkan manusia di era digital, yakni keterbukaan melalui pemikiran yang kritis, kreatif, komunikatif dan kolaboratif dalam mencari solusi, berikut moral dan etos kerja yang baik.

Dalam kegiatan yang berlangsung sejak 27 hingga 30 Agustus nanti, bergabung hampir 100 orang  guru sekolah dasar serta sekolah menengah pertama yang berasal dari Sekolah Kebun yang dikelola Eka Tjipta Foundation di Riau, Jambi, dan Kalimantan Tengah, SD dan SMP binaan PT Lontar Papyrus Pulp & Paper Indonesia, Jambi, SD dan SMP binaan PT Berau Coal, Kalimantan Timur serta SD dan SMP beserta madrasah ibtidaiyah dan tsanawiyah binaan PT. BSD Tbk.

Apa yang telah dilakukan Sinar Mas Land menurut Saleh tengah direplikasi ke berbagai fasilitas pendidikan yang dikelola langsung maupun berada di kawasan sekitar fasilitas produksi milik pilar bisnis Sinar Mas lainnya.

"GSM mengajak siswa, orang tua, pendidik dan lingkungan sekolah menghilangkan praktik pengkotakan yang selama ini terjadi tanpa disadari antara mereka yang lebih cerdas, berbakat, berkecukupan dengan rekannya yang kurang," ujar Saleh.

"Hilangnya sekat tadi, menjadikan transfer ilmu pengetahuan, wawasan, pola pikir, pengalaman serta pembentukan karakter di sekolah berlangsung lebih efektif, setara, kreatif dan tentu saja menyenangkan. Di mana karakter yang baik, turut mendorong prestasi akademik siswa," ucap pria yang pernah menjabat sebagai Menteri Perindustrian ini.

Sementara Direktur PT Bumi Serpong Damai Tbk, Syukur Lawigena mengatakan, PT. BSD Tbk berupaya menaungi warga sekitar.

"Kami ingin tumbuh kembang bersama untuk masa depan yang lebih baik. Satu diantaranya memanfaatkan ranah pendidikan, seperti yang berlangsung melalui GSM saat ini," sebut Syukur.

Sejak 2017 silam, GSM di BSD City bergerak membangun ekosistem belajar mengajar yang hangat, partisipatif dan eksploratif menjangkau 200 sekolah di Kabupaten Tangerang dan Kota Tangerang Selatan yang melibatkan tak kurang dari 1.000 tenaga pendidik.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

UPDATE

Minyak Dunia Tembus 100 Dolar AS, Purbaya Belum Tambah Subsidi Energi

Sabtu, 12 September 2026 | 02:25

One Asia Golf Cup 2026 Diikuti 144 Pengusaha dari 11 Negara

Sabtu, 12 September 2026 | 02:14

Relawan Prabowo-Gibran Tak cuma Hadir saat Pemilu

Sabtu, 12 September 2026 | 01:30

Ferry Boboho Balikin Duit Rp5 Miliar, Diduga terkait Pemerasan Febrie

Sabtu, 12 September 2026 | 01:10

Maruli Janji Dongkrak Peringkat Atlet Judo Indonesia

Sabtu, 12 September 2026 | 01:01

ERP Solusi Pengendalian Kemacetan Jakarta

Sabtu, 12 September 2026 | 00:34

Simak Rekayasa Lalin Persija-Persib di GBK

Sabtu, 12 September 2026 | 00:18

Jarnas Konsisten Kawal Program Pro Rakyat Prabowo-Gibran

Sabtu, 12 September 2026 | 00:00

Haji Dimulai dari Kalkulator

Jumat, 11 September 2026 | 23:35

Baznas Kembali Raih Indonesia Most Reputable Companies Award 2026

Jumat, 11 September 2026 | 23:20

Selengkapnya