Berita

Publika

Kopi Saringan Watu

RABU, 28 AGUSTUS 2019 | 16:56 WIB | OLEH: JOKO INTARTO

BILA Anda lewat di jalan tol ruas Tegal-Cirebon, mampirlah sejenak di rest area KM 260 B. Rest area ini dibangun di bekas gedung pabrik gula Banjaratma, pada abad XVIII.

Di rest area bernuansa kolonial itu, Anda bisa menikmati kopi unik yang disaring dengan batu. Namanya: KSW. Kopi Saringan Watu.

Kreasi kopi saringan watu itu saya ciptakan gara-gara melihat sebuah produk kerajinan dari batu di salah satu gerai.


“Kalau dikasih air bisa menetes enggak?” tanya saya.

“Belum tahu,” jawab pramuniaga.

“Boleh dikasih air?” tanya saya.

“Enggak boleh. Harus izin sama Bos dulu,” jawab pramuniaga berjilbab itu.

Pucuk dicinta ulam tiba. Mak jegagik. Pak Imam, pemilik gerai mendadak datang. Saya utarakan keinginan saya mengetes batu itu menjadi saringan kopi.

Terinspirasi dari kopi saringan batu di Blue Lotus Coffee House Semarang, saya usulkan kepada Pak Imam untuk membuat kopi serupa. Namanya: KSW. Kopi Saringan Watu.

Kami berdua lantas berkreasi meracik kopi. Kebetulan ada kopi enak: Arabica Sidikalang. Jadilah dia cangkir kopi yang menemani obrolan selama setengah jam.

“Pak Joko sepertinya mahir bikin kopi,” komentar Pak Imam.

Mendengar itu, saya hanya tersenyum. Belum tahu dia kalau yang di sebelahnya Barista Senior Bank Indonesia....

Populer

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Anak SMA Peserta Cerdas Cermat MPR Ramai-ramai Dibully Juri dan MC

Senin, 11 Mei 2026 | 14:27

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

UPDATE

Wall Street Menguat Terdorong Perkembangan Konflik Iran-AS

Kamis, 21 Mei 2026 | 08:18

Dolar AS Terkoreksi, Indeks DXY Turun ke 99,10

Kamis, 21 Mei 2026 | 08:07

Warga AS dari Zona Ebola Dievakuasi ke Eropa

Kamis, 21 Mei 2026 | 07:50

Di DK PBB, Indonesia Kutuk Serangan RS Gaza dan Penahanan 9 WNI

Kamis, 21 Mei 2026 | 07:38

RUPST Solid 89,53 Persen, AGRO Resmi Jalankan Peta Besar 2030

Kamis, 21 Mei 2026 | 07:32

Logam Mulia Global Bangkit, Emas Spot Melesat 1,1 Persen

Kamis, 21 Mei 2026 | 07:14

STOXX dan DAX Terbang, Investor Borong Saham Bank dan Semikonduktor

Kamis, 21 Mei 2026 | 07:00

Mahalnya Harga Sebuah Kepercayaan Pasar

Kamis, 21 Mei 2026 | 06:41

Prabowo Minta Pimpinan Bea Cukai Diganti Bukan Teguran Biasa

Kamis, 21 Mei 2026 | 06:17

Mengungkap Investor Kabur Bikin Rupiah Anjlok

Kamis, 21 Mei 2026 | 06:09

Selengkapnya