Berita

Zulkifli Hasan dan Rhoma/Net

Politik

Gaet Rhoma Masih Kalah, Wajar Zulkifli Hasan Mau Dilengserkan

RABU, 28 AGUSTUS 2019 | 16:32 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Bisa dipahami adanya desakan Kongres PAN 2020 agar memilih ketua umum yang baru. Pasalnya, petahana Zulkifli Hasan dinilai gagal menahkodai partai berlambang matahari itu.

"Karena dianggap kalah pileg dan pilpres," kata pengamat politik dari Indonesia Political Review (IPR), Ujang Komarudin kepada redaksi, Rabu (28/8).

"Selain itu, PAN juga tidak dapat pimpinan DPR dan terancam tidak dapat pimpinan MPR lagi," lanjut dosen Universitas Al Azhar Jakarta itu.


Tambah Ujang, Zulkifli juga tidak bisa memanfaatkan politik identitas pada pemilu lalu seperti PKS. Padahal, ketua MPR itu diketahui dekat dengan tokoh dan simpul alumni 212.

Perolehan suara PAN juga tidak mengembirakan padahal Zulkifli sudah menggaet raja dangdut yang juga Ketua Umum Partai Idaman Rhoma Irama.

"Saat PKB gaet Rhoma pada pemilu 2014, suaranya naik. Tapi saat PAN gaet Rhoma pada pemilu lalu, suaranya tidak menggembirakan. Mungkin karena tidak difasilitasi," sebut Ujang.

Saat ini ada enam nama yang disebut-sebut berpeluang menjadi ketum PAN periode mendatang. Dari internal, ada Ketua Fraksi PAN di DPR RI Mulfachri Harahap, Wakil Ketua Dewan Kehormatan PAN Drajad Wibowo, dan Wakil Ketua Umum PAN Hanafi Rais.

Sementara dari eksternal, mulcul nama mantan Wakil Presiden Sandiaga Uno, mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo, dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Berikut perolehan PAN pada dua pemilu terakhir. Pemilu 2014 meraih suara 9.481.621 (7,59 persen) dengan 48 kursi DPR, sementara pemilu 2019 hanya meraih 9.572.623 (6,84 persen) dengan 41 kursi DPR.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

UPDATE

PBB Harus Bertindak Usai TNI Gugur dalam Serangan Israel

Senin, 30 Maret 2026 | 16:08

Apel Perdana Pasca Lebaran, Sekjen DPD Minta Kinerja Pegawai Dipercepat

Senin, 30 Maret 2026 | 16:06

Prajurit TNI Gugur di Lebanon, DPR: Ini Menyakitkan

Senin, 30 Maret 2026 | 16:04

Penerbangan Langsung Tiongkok-Korut Kembali Dibuka Setelah Vakum Enam Tahun

Senin, 30 Maret 2026 | 16:04

Cak Imin Kritik Cara Pandang Aparat dalam Kasus Amsal Sitepu

Senin, 30 Maret 2026 | 16:01

Pemprov DKI Segera Susun Aturan Turunan PP Tunas

Senin, 30 Maret 2026 | 15:53

Lebaran Selesai, Kemenkop Gaspol Operasionalisasi Kopdes Merah Putih

Senin, 30 Maret 2026 | 15:45

Komisi II Kulik Proker hingga Renstra KPU-Bawaslu-DKPP

Senin, 30 Maret 2026 | 15:40

Target Pengesahan RUU Hukum Acara Perdata Masih Abu-Abu

Senin, 30 Maret 2026 | 15:31

Wamenhaj RI Bahas Antisipasi Biaya dan Logistik Haji 2026 dengan Arab Saudi

Senin, 30 Maret 2026 | 15:29

Selengkapnya