Berita

Amien Rais di milad PAN/RMOL

Politik

Amien Rais Minta Jokowi Tunda Pemindahan Ibukota Dan Fokus Tangani Papua

JUMAT, 23 AGUSTUS 2019 | 18:39 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Pemerintah diminta untuk menunda rencana pemindahan Ibukota ke Kalimantan. Hal itu lantaran masih ada persoalan yang lebih penting diselesaikan pemerintah pusat.

"Saya minta tunda dulu soal pemindahan itulah karena ada yang lebih mendesak, yaitu soal Papua," kata Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN), Amien Rais saat berpidato di acara Milad ke-21 PAN yang dilangsungkan di Kolong Tol Pejagalan Pluit, Jakarta Utara, Jumat (23/8).

Menurut mantan Ketua MPR RI ini, persoalan di Bumi Cendrawasih harus menjadi prioritas eksekutif dibanding hanya memindahkan Ibukota yang saat ini ramai diperbincangkan.


"Untuk teman teman yang berkuasa. Jadi saya ingatkan jangan anggap enteng perkembangan di Papua," lanjutnya.

Amien mengaku tersentak bahwa di Papua Barat ada sebuah gejolak memprihatinkan yang harusnya lebih didahulukan.

"Sebuah negara besar yang tampak kuat bisa lumpuh dalam tempo minggu atau bulan. NKRI jangan main-main," tegasnya.

Amien memberi gambaran bagaimana negara-negara di dunia mengalami hal buruk karena tidak bisa menangani konflik. Salah satunya soal Negara Yugoslavia sebagai negara kuat bisa bubar lantaran konflik internal.

Maka dari itu, bagi Amin tak ada alasan lain untuk menyepelekan konflik di Papua, termasuk soal tindakan rasisme yang menjadi pemicu kerusuhan di Surabaya dan berujung ke tanah Papua.

"Gerakan pembebasan untuk Papua ini sudah mengagendakan referendum, jadi berhati-hati dan jangan anggap remeh. Yang bilang monyet itu bukan orang beradab. Jangan sampai nasi sudah jadi bubur," tandasnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

September 2026, Industri Kayu Tertekan Karhutla

Rabu, 30 September 2026 | 20:27

Komisaris Asuransi Tokio Marine Indonesia Dicecar KPK Soal Pencairan Komisi Fiktif Asuransi Pelni

Rabu, 30 September 2026 | 20:26

Prabowo Minta Efisiensi APBN Tetap Terukur demi Kesejahteraan Rakyat

Rabu, 30 September 2026 | 20:26

Insentif Pajak Gaji Karyawan di Bawah Rp10 Juta Berlanjut Hingga 2027

Rabu, 30 September 2026 | 19:51

Bulu Tangkis Sumbang 6 Medali Asian Games, BNI Apresiasi Pembinaan PBSI

Rabu, 30 September 2026 | 19:36

Pancasila, Persatuan, dan Ujian Geopolitik

Rabu, 30 September 2026 | 19:23

33,2 Juta Keluarga Akan Terima Bantuan Beras 10 Kg selama Oktober-Desember

Rabu, 30 September 2026 | 19:12

Pemerintah Siapkan Stimulus Ekonomi Rp31 Triliun di Kuartal IV 2026

Rabu, 30 September 2026 | 19:01

Dakwah Ekonomi Syarikat Islam Sejalan dengan Visi Prabowo

Rabu, 30 September 2026 | 18:34

Pengelolaan Gambut di Riau Jadi Rujukan Badan Baru Bentukan Prabowo

Rabu, 30 September 2026 | 18:28

Selengkapnya