Berita

Ulil Abshar Abdalla/Net

Politik

Orang NU: KPK Harus Bisa Doktrin Publik, Korupsi Itu Pengkhianatan Terhadap Agama

JUMAT, 23 AGUSTUS 2019 | 07:08 WIB | LAPORAN:

Korupsi adalah tindakan yang mengkhianati nilai dasar beragama.

Oleh karena itu, tugas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bukan hanya menangkapi koruptor, tapi bagaimana korupsi dicegah sehingga meminimalisir kasus korupsi yang terjadi.
Hal tersebut disampaikan Cendikiawan Nadhlatul Ulama (NI) Ulil Abshar Abdalla dalam diskusi "Pesan untuk Pansel Pimpinan KPK: Capim KPK Harapan Publik" di Griya Gus Dur, Jl. Taman Amir Hamzah No.8 Pegangsaan Jakarta, Kamis (22/8).

"Harus ada (pimpinan KPK) yang berpikir di masa depan, penindakan itu bukan satu satunya cara, tapi bagaimana caranya melakukan pencegahan, misalnya menanamkan kesadaran melakukan korupsi sama dengan mengkhianati nilai dasar agama yang dia yakini," ujarnya.

"Harus ada (pimpinan KPK) yang berpikir di masa depan, penindakan itu bukan satu satunya cara, tapi bagaimana caranya melakukan pencegahan, misalnya menanamkan kesadaran melakukan korupsi sama dengan mengkhianati nilai dasar agama yang dia yakini," ujarnya.

Lanjut dia, agama sebelumnya telah menekankan kejujuran sebagai nilai dasar dari agama, oleh karenanya melakukan korupsi adalah tindakan yang mengkhianati kejujuran. Menurut Ulil, kesadaran tersebut harus diingatkan, sebagai bentuk penguatan pencegahan tersebut.

"Berarti orang melakukan korupsi adalah mengkhianati nilai dasar beragama, tapi kesadaran seperti ini kan belum tumbuh. Nah justru kesadaran-kesadaran seperti ini yang menurut saya terus menerus harus kita suarakan," tuturnya.

"Sampai publik sadar korupsi mengkhianati agamanya," ujarnya.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

UPDATE

Kalah di PN Jakpus, Penggugat PPP Subadri-Toni Dihukum Bayar Biaya Perkara

Senin, 03 Agustus 2026 | 22:10

Prabowo Terima Medali Kehormatan dari Angkatan Bersenjata Tailan

Senin, 03 Agustus 2026 | 21:34

Buru Aset TPPU Febrie Adriansyah, Tim 9 Geledah Kantor Don Ritto hingga Rumah Nurman Herin

Senin, 03 Agustus 2026 | 21:30

Prabowo dan PM Tailan Bidik Nilai Perdagangan Rp359 Triliun dalam Lima Tahun

Senin, 03 Agustus 2026 | 21:20

Ini Enam Perkara yang Dihentikan KPK

Senin, 03 Agustus 2026 | 21:10

Petingginya Diperiksa Kejati DKI, Peran AFPI Disorot

Senin, 03 Agustus 2026 | 20:52

Indonesia-Tailan Sepakat Kembangkan TRM untuk Perangi Kejahatan Transnasional

Senin, 03 Agustus 2026 | 20:49

Bawaslu Fokus Tingkatkan SDM Hadapi Tantangan Digital

Senin, 03 Agustus 2026 | 20:38

Prabowo Kenang Masa Muda Bersama Raja Tailan Saat Sambut PM Anutin

Senin, 03 Agustus 2026 | 20:30

Prabowo Dukung PPHN Jadi Pedoman Lintas Pemerintahan

Senin, 03 Agustus 2026 | 20:16

Selengkapnya