Berita

Foto: RMOL

Bisnis

Korea Selatan Dorong Percepatan Pembangunan PLTA Bongka Di Sulteng

KAMIS, 22 AGUSTUS 2019 | 21:51 WIB | LAPORAN: YELAS KAPARINO

Pemerintah Korea Selatan menegaskan kembali komitmen mereka membantu Indonesia dalam proyek pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) di Sungai Bongka, Kabupaten Tojo Una-Una di Sulawesi Tengah.

PLTA Bongka diyakini dapat membantu program pemerintah Indonesia mencapai target energi terbarukan sebesar 23 persen pada tahun 2025.

Proyek PLTA Bongka merupakan bagian dari peningkatan status hubungan kedua negara dari Strategic Partnership menjadi Special Strategic Partnership yang disepakati dalam pertemuan Presiden Joko Widodo dan Presiden Moon Jaein di Jakarta bulan Oktober 2017.


Dalam Forum Bisnis yang digelar bersamaan dengan pertemuan kedua kepala negara itu. perusahaan air publik Korea Selatan, K-Water, telah menandatangani MoU dengan Pemerintah Kabupaten Tojo Una-Una.  

Begitu antara lain dikatakan Counsellor Infrastruktur dan Transportasi Kedubes Korea Selatan, Bae Seokjoo ketika membuka Workshop Bongka Hydro Power Power Plant yang diselenggarakan di Century Park Hotel, Senayan, Jakarta, Kamis pagi (22/8)

Workshop tersebut dihadiri wakil-wakil dari Kemenko Perekonomian, Kemenko Kemaritiman, Kemenko Polhukam, Kementerian ESDM, Kementerian PUPR, dan PT PLN, serta Bupati Tojo Una-Una Mohammad Lahay dan PT Bona Nova Energi.

Dari Korea Selatan, selain Kedutaan Besar yang menyelenggarakan kegiatan juga hadir Kepala Perwakilan K-Water, perusahaan air publik milik Korea Selatan.  

Mengingat arti penting pembangunan PLTA Bongka ini, Mr. Bae mengharapkan dukungan penuh dari para pihak terkait.  

Hal senada disampaikan Kepala Perwakilan K-Water di Indonesia, Kwon Kidong. Dia mengatakan bahwa proyek ini adalah kelanjutan dari proyek Masterplan of Water Resources of Sulawesi tahun 2015.

Ia menambahkan, PLTA Bongka merupakan salah satu proyek terbesar yang sedang digarap K-Water di Indonesia.

Dalam pengerjaan proyek itu, K-Water menggandeng partner lokal PT. Bongka Nova Energi.

Mr. Kwon mengakui, pelaksanaan proyek PLTA Bongka tidak semudah yang diharapkan. Ada upaya dari pihak-pihak lain untuk mengganjal proyek itu, namun sejauh ini pemerintah Indonesia memberikan dukungan yang tidak kecil.

Adapun Wakil Presiden Yooshin Engineering Corporation, Ko Ickhwan, menjelaskan, survei teknis diharapkan selesai tahun ini.

Lalu di tahun 2020 diharapkan izin Amdal diperoleh, dan desain dam atau bendungan air disetujui. Setelah itu pembangunan konstruksi diharapkan dapat dilakukan pada 2021 dan operasional dapat dimulai tahun 2026.

Deputi Asisten Infrastruktur Energi, Kemenko Perekonomian, Sunandar, mengatakan, sejak awal pemerintahan Jokowi-JK, Indonesia berusaha meningkatkan arus investasi asing.

Untuk mendukung upaya itu, Kemenko Perekonomian membentuk Komite Percepatan Pembangunan Infrastruktur Prioritas (KPPIP), selain menetapkan belasan paket ekonomi yang diharapkan dapat berdampak pada peningkatan investasi seta pertumbuhan dan pemerataan ekonomi.

Adapun Sekretaris KPPIP Bastary Pandji Indra berharap operasional PLTA Bongka dapat dimajukan satu tahun, dari rencana awal di tahun 2026 menjadi 2025.

Alasannya, karena target 23 persen energi terbarukan pemerintahan Jokowi adalah di tahun 2025. Alasan lainnya, agar proyek ini dapat segera memberikan manfaat bagi masyarakat di kawasan tersebut.
 

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Konversi LPG Ke CNG Jangan Sampai Jadi "Luka Baru" Indonesia

Rabu, 13 Mei 2026 | 20:11

Apa Itu Love Scamming? Waspada Ciri-Cirinya

Rabu, 13 Mei 2026 | 20:04

Rano Karno Ingin JIS Sekelas San Siro

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:49

Prabowo Geram Devisa Hasil Ekspor Sawit-Batu Bara Tak Disimpan di Indonesia

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:42

KPK Didesak Tetapkan Tersangka Baru Kasus Korupsi DJKA

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:38

Ini Strategi OJK Jaga Bursa usai 18 Saham RI Dicoret MSCI

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:35

Cot Girek dan Ujian Menjaga Kepastian Hukum

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:27

Prabowo Bakal Renovasi 5 Ribu Puskesmas dari Duit Sitaan Satgas PKH

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:25

Prabowo Siapkan Satgas Deregulasi demi Pangkas Keruwetan Izin Usaha

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:11

Kementerian PU Bangun Akses Tol, Maksimalkan Konektivitas Kota Salatiga

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:02

Selengkapnya