Berita

Konferensi pers Polda Metro Jaya tekait penangkapan kasus penipuan/RMOL

Hukum

455 Orang Tertipu, Kapolda Metro: Kami Akan Libas Mafia Tanah Dan Apartemen Fiktif

KAMIS, 22 AGUSTUS 2019 | 14:56 WIB | LAPORAN: MEGA SIMARMATA

Jaringan mafia tanah dan apartemen fiktif yang selama ini beroperasi di wilayah DKI Jakarta, berhasil dibongkar dan diciduk oleh Tim Harta Benda (Harda) Ditreskrimum Polda Metro Jaya.

Dalam konferensi persnya Kamis (22/8) siang di Gedung Reskrimum Polda Metro Jaya, Kapolda Metro Jaya, Irjen Gatot Eddy Pramono menegaskan bahwa jaringan ini sudah banyak memakan korban.

"Sampai dengan saat ini sudah ada 455 orang yang tertipu oleh jaringan mafia tanah dan apartemen fiktif ini. Tetapi baru 26 orang yang melapor ke kami. Maka dengan adanya konferensi pers ini, bagi warga masyarakat yang menjadi korban silahkan melapor ke Polda Metro Jaya," kata Gatot kepada wartawan di Gedung Reskrimum Polda Metro Jaya, Kamis (22/8).


Dari aksi penipuannya, jaringan mafia tanah ini meraup untung hampir Rp 100 miliar untuk 2 kasus tanah.

Kapolda Metro menegaskan pihaknya akan melibas sampai habis jaringan mafia tanah dan apartemen fiktif ini.

"Kami akan libas habis jaringan mafia ini. Kami sikat mereka karena sudah sangat meresahkan dan merugikan masyarakat," lanjut Kapolda Metro.

Populer

Negara Jangan Kalah dari Mafia, Copot Dirjen Bea Cukai

Selasa, 10 Februari 2026 | 20:36

Keppres Pengangkatan Adies Kadir Digugat ke PTUN

Rabu, 11 Februari 2026 | 19:58

Kekayaan Fadjar Donny Tjahjadi yang Kabarnya Jadi Tersangka Korupsi CPO-POME Cuma Rp 6 Miliar, Naik Sedikit dalam 5 Tahun

Selasa, 10 Februari 2026 | 18:12

Enak Jadi Mulyono Bisa Nyambi Komisaris di 12 Perusahaan

Kamis, 12 Februari 2026 | 02:33

Kasihan Jokowi Tergopoh-gopoh Datangi Polresta Solo

Kamis, 12 Februari 2026 | 00:45

Rakyat Menjerit, Pajak Kendaraan di Jateng Naik hingga 60 Persen

Kamis, 12 Februari 2026 | 05:21

Relawan Gigit Jari Gegara Jokowi Batal Wantimpres

Senin, 09 Februari 2026 | 02:01

UPDATE

Polri Butuh Reformasi Kultural dan Tetap di Bawah Presiden

Kamis, 19 Februari 2026 | 01:30

Jokowi Dianggap Stres Akibat Gejala Post-Power Syndrome

Kamis, 19 Februari 2026 | 01:03

BPKH Limited Perkuat Fondasi Kedaulatan Ekonomi Haji

Kamis, 19 Februari 2026 | 00:41

Inosentius Samsul Batal jadi Hakim MK Ternyata Ditugaskan ke Danantara

Kamis, 19 Februari 2026 | 00:21

Polda Metro Tangkap Dua Pria Pembawa Ratusan Pil Ekstasi dari Lampung

Kamis, 19 Februari 2026 | 00:03

Waketum PKB Tepis Klaim Jokowi soal Revisi UU KPK Inisiatif DPR

Rabu, 18 Februari 2026 | 23:40

BPKH Genjot Investasi Ekosistem Haji dan Siap jadi Pemain Global

Rabu, 18 Februari 2026 | 23:15

Santunan hingga Beasiswa Diberikan untuk Keluarga Prajurit yang Gugur

Rabu, 18 Februari 2026 | 22:47

Penabrak Rumah Anak Jusuf Kalla Seorang Perempuan

Rabu, 18 Februari 2026 | 22:40

Purbaya Curiga Isu Gratifikasi Pejabat Kemenkeu Diramaikan Pembenci

Rabu, 18 Februari 2026 | 22:28

Selengkapnya