Berita

Polisi sedang berjaga di Kantor DPP Partai Golkar/RMOL

Politik

Golkar Lapor Polisi Kantor DPP Dibom

RABU, 21 AGUSTUS 2019 | 17:37 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Pengurus DPP Partai Golkar mengambil langkah hukum terkait kejadian pelemparan bom molotov di kantor mereka, Jalan Anggrek Neli Murni, Slipi, Jakarta, Rabu (21/8) dini hari.

Hal tersebut dipastikan Ketua Dewan Pakar Partai Golkar, Agung Laksono saat meninjau lokasi pecahnya molotov. Tepatnya, di pagar depan Kantor DPP Partai Golkar.

"Saya dengar akan dilaporkan oleh DPP atau Sekjen ke polisi. Kita pakaijalur hukum saja," ujar Agung.


Agung menduga ada pihak tertentu yang bermain dibalik pelemparan molotov tersebut. Hanya saja, dia enggan menduga siapa pihak yang dimaksudkan.

"Saya enggak mau menduga, biarlah polisi menyelidiki," tukasnya.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono juga membenarkan adanya pelemparan bom molotov di Kantor DPP Partai Golkar. Setidaknya ada dua bom molotov yang dilempar orang tidak dikenal (OTK).

"Iya benar ada kejadian itu," kata Kombes Argo saat dikonfirmasi wartawan, Rabu (21/8).

Hingga kini, pihak kepolisian Polres Metro Jakarta Barat masih menyelidiki insiden pelemparan bom molotov tersebut ke Kantor DPP Partai Golkar. "Masih diselidiki ya," singkat Argo.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya