Berita

Kerusuhan di Manokwari/Net

Publika

Gerakan Goyang Jokowi

SENIN, 19 AGUSTUS 2019 | 13:28 WIB | OLEH: ZENG WEI JIAN

SEORANG tak berguna, A useless man, menyebar video lama ceramah Ustad Abdul Somad. Ceramah seputar simbol sakral salib. Di ruang intern. ACTA sebut tidak ada mens rea.

Jaringan canggih. Sekelompok orang cari-cari celah rusak harmoni. Ngipas komunitas Nasrani.

Sukses. Ustad Abdul Somad dilaporkan. Medsos rame. Sebagai balasan, video pendeta Kristen bernada miring diposting.


Agenda besarnya; Indonesia chaos. Islam-Kristen diadu. Biar saling hantam. Target medium; batalkan rekonsiliasi dan sudutkan Pak Prabowo. Publik tahu, Ustad Abdul Somad adalah pendukung 02. Obyektif kecilnya; persulit pemulangan Habib Rizieq Shihab.

Di saat bersamaan, Aceh dibuat panas. Menjelang HUT RI dan Hari Perdamaian Aceh (MoU Helshinki), ada kejadian pengibaran Bendera Bulan Bintang di depan gedung DPRA.

Tiba-tiba mencuat kabar Mahasiswa Papua di Malang dan Surabaya ditubruk. Karena bawa Bendera Bintang Kejora dan senjata tajam. Aksi grebek asrama mahasiswa di Surabaya berlanjut. Teriakan "usir Papua" direkam video yang menjalar cepat.

Esoknya, kantor DPRD Manokwari dibakar massa. Masyarakat Papua marah dengan yel-yel "usir Papua". Mereka bereaksi.

Anatomi gerakan jelas. Poros III main. Adopsi metoda "Desa Kepung Kota" Chairman Mao. Target utama; Batalkan pelantikan Jokowi-Maruf.

Bisa jadi, oknum terpapar Poros III, mereka yang tidak suka Jokowi berangkulan dengan Pak Prabowo dan pembentukan poros Mega-Pro akan ikut nimbrung dalam gerakan goyang Jokowi.

Kelihaian Jokowi, Ibu Megawati, Pak Prabowo, BG, TNI-Polri dibutuhkan. Jangan reaktif. Peran Pak Prabowo krusial.

Utamakan gentle persuasive approaches, dialog dua pihak, dan tegas menindak dalang.

Penulis adalah aktivis Komunitas Tionghoa Anti Korupsi (Komtak).

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Dua Tahun Cukup bagi Prabowo Mengasuh Geng Solo

Selasa, 13 Oktober 2026 | 13:43

UPDATE

Darwis Ismail Terpilih jadi Nakhoda Baru ISKINDO Periode 2026-2031

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 03:46

Polda Metro Bongkar Penyelundupan 54 Ton Batu Galena dari Gorontalo

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 03:27

Usul LBP Makin Terasa Janggal, Reformasi Hukum Jangan Kehilangan Arah

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 02:59

Manifesto Welfare State Pesisir

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 02:30

Gerakan 1 Juta Liter Air Bersih BEM PTNU Teruskan Semangat Resolusi Jihad

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 02:05

Sidang Praperadilan Kasus Relawan Prabowo Ditunda, Hakim Tegur Kelalaian Pemanggilan

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 01:51

Langkah Cepat Polda Jatim Cegah Potensi Kericuhan Aksi Mahasiswa Tuai Apresiasi

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 01:26

PT TIMAH Buka Opsi Buyback Saham Sikapi Dinamika Pasar Modal

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 00:49

GMNI Puji Ketegasan Kapolri Bongkar Penyelundupan 1,16 Ton Ketamin

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 00:21

PKS Dukung Pemerintah Lakukan Reformasi Bursa Saham Menyeluruh

Jumat, 23 Oktober 2026 | 23:45

Selengkapnya