Berita

Foto: KBRI Kyv

Dunia

Stupa Borobudur Mahakarya Nusantara Diresmikan di Ukraina

MINGGU, 18 AGUSTUS 2019 | 22:04 WIB | LAPORAN: YELAS KAPARINO

Stupa Borobudur yang merupakan simbol mahakarya Nusantara kini ada di Ukraina.

Persisnya, replika Stupa Borobudur dengan ukuran yang sama dengan stupa aslinya yang dibangun oleh KBRI Kyiv di Kebun Raya Nasional M.M. Gryshko, Kyiv, ibu kota Ukraina.

Stupa ini baru saja diresmikan Dubes RI, Prof. Dr. Yuddy Chrisnandi hari Sabtu (17/8) bertepatan dengan HUT ke-74 Kemerdekaan RI.


Acara pembukaan selubung stupa berlangsung di area Taman Indonesia di kawasan National Botanical Garden M.M. Gryshko Kyiv bertepatan dengan pelaksanaan Resepsi Diplomatik HUT ke-74 RI yang dihadiri sekitar 400an orang dari berbagai kalangan, mulai dari politisi, pengusaha, para Kepala Perwakilan Asing dan Organisasi-Organisasi Internasional berakreditasi di Ukraina, tokoh-tokoh masyarakat, budayawan, pejabat tinggi Ukraina, masyarakat Indonesia di Ukraina, kalangan wartawan, sahabat Indonesia di Ukraina dan seluruh mitra KBRI.

Acara dimulai pukul 16.30 waktu setempat, ditandai pemukulan gong tiga kali, yang langsung diikuti dengan mengumandangkan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Suasana menjadi khidmat dan mendebarkan.

Selanjutnya dikumandanghkan pula lagu kebangsaan Ukraina.

Kepala Dewan Presidum National Academy of Sciences of Ukraine, Prof. Volodymyr Radchenko,  dalam sambutannmya, menyampaikan ucapan terima kasih kepada  pemerintah Indonesia atas kerjasama selama ini, serta mengapresiasi upaya yang dilakukan KBRI dalam membangun stupa Borobudur dan Taman Indonesia di kebun raya yang dipimpinnya.

Kini warga setempat dapat menikmati suasana Indonesia yang secara permanen tertancap di kawasan ini.

Sementara Dubes RI Yuddy Chrisnansi mengatakan dirinya gembira dapat membangun stupa yang merupakan mahakarya Nusantara dan simbol kebesaran peradaban bangsa Indonesia.

Dubes Yuddy juga menyampaikan ucapan selamat menyambut Hari Kemerdekaan ke-28 Ukraina yang jatuh pada24 Agustus mendatang.

Atas nama pemerintah dan rakyat Indonesia, Dubes RI mempersembahkan replika Stupa Borobudur ini sebagai hadiah Hari Kemerdekaan Ukraina sekaligus sebagai tanda kenangan persahabatan abadi antara Indonesia dengan Ukraina.

Stupa Borobudur ini adalah ungkapan cinta kasih bangsa Indonesia kepada rakyat Ukraina sebagai tanda kenangan persahabatan abadi yang akan tinggal selama-lamanya.

Dubes Yuddy menyampaikan bahwa Stupa Borobudur ini merupakan sumber inspirasi kreatif bagi generasi penerus kedua bangsa Indonesia dan Ukraina yang akan menyatukan persahabatan abadi sebagai upaya kedua bangsa turut menciptakan perdamaian dunia.

Dubes Yuddy berharap agar kehadiran Stupa Borobudur di Ukraina ini memberi inspirasi bagi dunia tentang arti pentingnya persahabatan, dan cinta kasih umat manusia yang tanpa terbatas.

Selesai membacakan pidato sambutannya, Dubes RI bersama Kepala Dewan Presidium National Academy of Sciences of Ukraine  dan tamu VIP lainnya mendekat ke pita merah putih yang telah disiapkan untuk melakukan pengguntingan pita dan membuka tirai penutup stupa tanda peresmian Stupa Borobudur di Ukraina.

Prosesi pembukaan tirai penutup stupa tanda peresmian terasa sakral dan penuh kharisma budaya Indonesia berkat alunan musik gamelan dan bunyi gong besar yang mengiringi terbukanya tirai secara perlahan hingga terlihat keanggunan stupa yang berdiri kokoh di hadapan para hadirin yang menyaksikannya.

Stupa Borobudur tersebutr dibangun selama 51 hari oleh tiga pekerja seni bangunan yang khusus didatangkan dari Indonesia.

Stupa berada di areal Taman Indonesia yang sudah lebih dulu dibangun oleh KBRI dan diresmikan pada 28 Oktober 2017, di kawasan National Botanical Garden M.M. Gryshko di Kyiv, yang merupakan kebun raya terbesar di Kyiv dan termasuk salah satu yang terbesar di Ukraina.

Kebun raya ini memiliki ribuan spesies pohon dan tanaman tropis dan subtropis.

Kebun raya seluas 1,2 kilometer persegi atau sertara 120 hektar ini dibangun pada tahun 1932  dan merupakan obyek wisata  keluarga tak pernah sepi pengunjung.


Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

UPDATE

Bareskrim Gerebek 9 Lokasi Rawan Narkoba di Sumut, Puluhan Pengedar dan Pemakai Diamankan

Senin, 12 Oktober 2026 | 12:28

Pasar Serdang Kemayoran Segera Direvitalisasi

Senin, 12 Oktober 2026 | 12:15

Hadiah Bibit Korupsi

Senin, 12 Oktober 2026 | 12:01

Aparat Usut Dugaan Investasi Emas Bodong Rp25 Miliar yang Seret Sejumlah Artis

Senin, 12 Oktober 2026 | 11:55

Putusan MK soal Gibran Bergulir ke Ranah Politik

Senin, 12 Oktober 2026 | 11:39

Karhutla Belum Tuntas, Pemerintah Kaji Langkah Penanganan Terbaik

Senin, 12 Oktober 2026 | 11:34

Kemenhub Catat 1.673 Penerbangan Terdampak Karhutla: 907 Batal

Senin, 12 Oktober 2026 | 11:17

Radja Nainggolan Ungkap Penyesalan Besar Belum Pernah Bela Timnas Indonesia

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Trump Pertimbangkan Bantu Arab Saudi Perangi Houthi

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:48

Selengkapnya