Berita

Jusuf Rizal (tengah mengenakan peci hitam)/Ist

Politik

Jusuf Rizal Mau Serius Mengawal Jokowi-Maruf, LIC Sudah Didirikan Di Kuala Lumpur

MINGGU, 18 AGUSTUS 2019 | 14:05 WIB | LAPORAN: YELAS KAPARINO

Jusuf Rizal tidak tanggung-tanggung. Tekadnya sudah bulat mengawal perjalanan pemerintahan Joko Widodo dan Maruf Amin sepanjang 2019 hingga 2024.

Salah satu cara yang sedang disiapkannya untuk mengawal Jokowi-Maaruf adalah dengan mendirikan LIRA International Community (LIC). Organisasi ini akan berkerja untuk meningkatkan profesionalisme SDM yang berkualitas untuk kemajuan bangsa Indonesia dan peradaban dunia.

Pembentukan LIC dilakukan di Kuala Lumpur, Malaysia, bersama jaringan NGO ASEAN yang memiliki visi yang sama.


“ASEAN memerlukan wadah untuk meningkatkan SDM yang berkualitas guna membangun peradaban dunia, kemajuan antar bangsa maupun perlunya sinergitas generasi anak bangsa dalam berbagai aspek,” ujar Jusuf Rizal dalam perbincangan dengan redaksi barusan.

Pendirian LIC dilakukan di Berjaya Time Square Apartement, Kuala Lumpur, Malaysia, bertepatan dengan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, Sabtu kemarin (17/8).

Jusuf Rizal yang merupakan Pendiri dan Presiden LSM LIRA menjelaskan bahwa pendirian LIC merupakan keinginan dari mitra-mitra LIRA di ASEAN.

Jusuf Rizal yang juga mantan Sekjen National Organization Member (NOM) Indonesian Junior Chamber International (JCI) didampingi Wapres Bidang OKK dan Hukum LSM LIRA, Irham Maulidy dan Sekab, Tuti Tukiyati.

Menurutnya ada empat program utama LIC, yaitu Individual Development, Leadership Development, Business Development, dan  Community Development.

“Untuk Community Development tahap pertama pada Oktober 2020, LIC akan menyelenggarakan “ASEAN Freestylers Football Competition” di Malaysia.  Ini merupakan project bersama Sinergi NGO ASEAN. Sebagai tuan rumah adalah NGO GPMS (Gabungan Pemuda Melayu Semenanjung) Malaysia dan Co-Organizer LIC,” papar Jusuf Rizal

Lebih lanjut dikatakan pelatihan empat program LIC tersebut akan diwadahi oleh LIC Akademi. Sementara para trainer adalah tenaga yang berpengalaman di dalam negeri dan internasional.

Adapun kepengurusan LIC hanya berlaku satu tahun (One Year Leadership) untuk memberi kesempatan pada kader-kader yang mau melatih diri menjadi pemimpin.

LIC merupakan organisasi profesional. Bukan organisasi politik dan tidak berafiliasi dengan partai politik manapun. LIC dapat dibentuk disetiap Komunitas, Kabupaten Kota, Propinsi dan bahkan diberbagai negara. LIC diharapkan akan mampu mewadahi kaum profesional, usahawan dan millenial.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

UPDATE

Bareskrim Gerebek 9 Lokasi Rawan Narkoba di Sumut, Puluhan Pengedar dan Pemakai Diamankan

Senin, 12 Oktober 2026 | 12:28

Pasar Serdang Kemayoran Segera Direvitalisasi

Senin, 12 Oktober 2026 | 12:15

Hadiah Bibit Korupsi

Senin, 12 Oktober 2026 | 12:01

Aparat Usut Dugaan Investasi Emas Bodong Rp25 Miliar yang Seret Sejumlah Artis

Senin, 12 Oktober 2026 | 11:55

Putusan MK soal Gibran Bergulir ke Ranah Politik

Senin, 12 Oktober 2026 | 11:39

Karhutla Belum Tuntas, Pemerintah Kaji Langkah Penanganan Terbaik

Senin, 12 Oktober 2026 | 11:34

Kemenhub Catat 1.673 Penerbangan Terdampak Karhutla: 907 Batal

Senin, 12 Oktober 2026 | 11:17

Radja Nainggolan Ungkap Penyesalan Besar Belum Pernah Bela Timnas Indonesia

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Trump Pertimbangkan Bantu Arab Saudi Perangi Houthi

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:48

Selengkapnya